Hastag Campus

5 Alasan Kamu Harus Bikin To Do List saat Mengerjakan Skripsi

Buat kamu mahasiswa S1 tingkat akhir, skripsi menjadi salah satu syarat kelulusan. Meski terdengar simpel, nyatanya skripsi seringkali menyita banyak waktu, tenaga, dan juga pikiran. Kalau kamu gak bisa mengatur waktu dengan baik, kamu bisa jadi keteteran dalam mengerjakan skripsi. Karena itu, kita perlu menyusun strategi, salah satunya adalah dengan membuat to do list atau daftar rencana kegiatan.

Berikut ini lima keuntungan yang bisa didapatkan kalau kamu membuat to do list ketika tengah mengambil skripsi.

1. Membuat jadwal lebih terorganisir
Saat mengerjakan skripsi, kamu mungkin merasa kesulitan dalam mengatur jadwal, seperti agenda konsultasi ke dosen, mengerjakan penelitian, menulis manuscript skripsi, dan lain sebagainya. Tanpa perencanaan yang baik, pelaksanaan semua kegiatan tersebut bisa jadi gak efektif dan bahkan menumpuk.

Lain halnya kalau kamu membuat to do list. Kamu bisa membagi waktu untuk semua aktivitas dengan adil sesuai proritas dan kamu pun tetap punya waktu untuk beristirahat dengan cukup.

Baca juga: 5 Manfaat Mendengar Musik Klasik Saat Belajar, biar Makin Efektif!

2. Mencegah jika ada hal yang terlupa
Saking banyaknya agenda yang harus dilakukan selama skripsi, kita mungkin akan lupa mengerjakan satu atau beberapa hal. Kalau kamu melewatkan sesuatu yang gak terlalu penting mungkin gak masalah, tapi bagaimana kalau sesuatu yang kamu lewatkan tersebut ternyata penting, misalnya jadwal bimbingan dengan dosen?

Untungnya, to do list bisa mencegah kamu dari hal tersebut karena berbagai hal penting sudah kita tulis sejak jauh hari.

3. Mencegah rasa malas atau kebiasaan menunda
Dalam sebuah to do list, terdapat berbagai macam agenda yang harus diselesaikan. Setiap agenda yang tertulis disana mungkin akan kamu lakukan waktu yang berbeda-beda.

Saat kamu malas atau menunda mengerjakan satu hal, maka kegiatan lain pun akan tertunda. Akibatnya, semua jadwalmu pun akan berantakan. Kamu tentu gak mau semua agendamu jadi kacau kan hanya karena kamu malas mengerjakan satu agenda?

Baca juga: 7 Hal yang Sebaiknya Dihindari agar Gak Stres Berlebihan saat Skripsi

4. Menurunkan tingkat stres
Saat mengerjakan skripsi, kamu bisa jadi lebih rentan dilanda stres. Penyebabnya beragam, seperti banyaknya tugas yang menumpuk untuk dikerjakan dalam waktu yang hampir bersamaan. Belum lagi kalau kita mendapatkan dosen killer atau menemui masalah selama penelitian berlangsung.

Kalau punya to do list, kamu bisa mengurangi tingkat stres karena kamu gak akan ketemu dengan tugas-tugas yang menumpuk. Dengan to do list, kamu bisa mengerjakan tugas-tugasmu sesuai skala prioritas. Karena itu, hal-hal penting pun gak akan terlewatkan.

5. Sebagai pemacu motivasi
Kita akan mencoret pekerjaan demi pekerjaan yang sudah terselesaikan dengan baik dari to do list. Dengan melihat banyaknya list yang sudah dicoret, kita tentu akan semakin semangat dan termotivasi untuk menyelesaikan tugas selanjutnya dengan baik dan tepat waktu.

Selain itu, di dalam to do list, kita juga bisa memasukkan hal-hal yang mendorong motivasi, seperti ilustrasi orang wisuda atau kata-kata penyemangat untuk menyelesaikan skripsi tepat waktu.

Nah, itulah tadi beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan kalau mau membuat to do list saat mengerjakan skripsi. Mulai sekarang, yuk coba lakukan agar skripsi berjalan dengan lancar dan bisa selesai tepat waktu!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star