Hastag Campus

5 Hal yang Perlu Kamu Hindari Supaya Gak Salah Pilih Jurusan Kuliah

Buat kamu yang baru saja mengakhiri masa sekolahnya, selamat! Selanjutnya, kamu dihadapkan pada pilihan yang menentukan hidupmu di masa mendatang, yaitu memilih jurusan kuliah.

Memilih jurusan kuliah tentu gak bisa dilakukan asal-asalan. Gak sedikit hal yang harus kamu pertimbangan matang agar gak salah pilih jurusan kuliah. Dengan memilih jurusan kuliah yang tepat, maka kuliahmu pun nantinya akan menjadi lebih menyenangkan dan gak menjadi beban, bahkan bisa bikin kamu lebih berkembang dan mengantarkan pada prestasi yang memuaskan.

Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu hindari supaya gak salah memilih jurusan kuliah.

1. Malas menggali informasi mendalam mengenai jurusan yang akan dipilih
Saat masih duduk di bangku sekolah, kamu mungkin sudah memiliki ketertarikan atau minat mempelajari pelajaran tertentu. Sebagai contoh, kamu sangat senang mempelajari kimia dibandingkan pelajaran lainnya yang diberikan di sekolah. Kamu pun mungkin akan langsung memutuskan untuk mengambil jurusan kimia saat mendaftar universitas.

Padahal selain jurusan kimia, sebenarnya masih ada banyak pilihan jurusan lain yang juga terkait dengan kimia. Misalnya, teknik kimia, farmasi, dan biokimia. Kamu mungkin sudah pernah mendengar jurusan-jurusan tersebut, tapi apa kamu yakin sudah mengenalnya secara mendalam? Karena itu, jangan malas untuk menggali informasi mengenai jurusan yang akan kamu ambil. Informasi semacam itu sangat mudah ditemui di internet.

Kamu harus bisa menemukan jurusan mana yang paling sesuai dengan minatmu? Selain itu, kamu juga harus memperhatikan kurikulum atau konten kuliah yang diajarkan, prospek karier ke depannya, dan beberapa hal lainnya.

Baca juga: 5 Hal yang Bisa Dijadikan Motivasi Menyelesaikan Skripsi Tepat Waktu

2. Malas atau malu bertanya
Meski keberadaan internet sudah sangat membantu kita dalam menemukan informasi terkait jurusan kuliah, jangan malas atau malu untuk bertanya pada orang yang tepat. Kamu bisa bertanya kepada orang yang dianggap lebih mengerti, misalnya orang tua, guru BK di sekolah, atau bahkan mahasiswa yang sudah menjalani kuliah di jurusan yang kamu inginkan.

Kalau perlu, kamu juga bisa datang ke lembaga psikologi atau bimbingan karier. Tapi, pastikan bahwa informasi yang kamu dapatkan akurat supaya gak bikin kamu tersesat.

3. Kurang mengenali potensi yang kita miliki
Salah satu cara untuk menemukan jurusan yang tepat adalah dengan mengenali potensi diri sendiri. Karena itu, jangan sampai kamu kurang mengenali potensi tersebut. Cobalah membuat daftar potensi yang ada pada diri kamu, seperti kemampuan akademis yang menonjol di suatu mata pelajaran atau keahlian di bidang tertentu.

Kamu bisa mengenali potensi yang kamu punya melalui refleksi diri. Tapi kalau hal tersebut dirasa sulit dilakukan, kamu juga bisa bertanya kepada orang lain yang kamu percaya, misalnya orang tua, guru, atau sahabat. Kamu bisa bertanya kelebihan apa yang sebenarnya paling menonjol dari diri kamu.

Kalau perlu, kamu bisa berkonsultasi ke psikolog atau lembaga karier untuk mengikuti tes minat dan bakat. Dari situ, kamu bisa mengetahui bakat apa yang sebenarnya kamu miliki dan jurusan kuliah apa saja yang cocok dengan bakat tersebut.

Baca juga: 7 Tips Interview Kerja yang Baik dan Benar, Jangan Grogi!

4. Ikut-ikutan teman
Ikut-ikutan teman sangat gak disarankan buat kamu yang sedang memilih jurusan kuliah. Karena kamu sendiri yang akan menjalani kuliah nantinya, maka pilihan jurusanmu harus berdasarkan keinginan pribadi dan bukannya mengikuti jejak orang lain.

Biasanya, motivasi di balik ikut-ikutan teman hanya karena gengsi atau sekadar ikutan tren. Jangan sampai kamu memilih jurusan favorit yang banyak dipilih teman, namun jurusan tersebut gak sesuai minat dan bakatmu. Sebelum terlambat dan menyesal, yuk hindari hal tersebut.

5. Asal pilih jurusan sesuai keinginan orangtua
Dalam proses pemilihan jurusan kuliah, orang tua kita mungkin juga akan ikut andil. Namun setiap orang tua tentu memiliki karakter berbeda dalam menyikapi hal tersebut. Ada yang tipikal mengarahkan, cuek, bahkan ada juga yang ‘memaksa’ untuk memilih jurusan tertentu.

Alasan orangtua ‘memaksa’ anaknya memilih jurusan tertentu pun beragam, mulai dari prospek karier yang cerah hingga jurusan tersebut sama dengan yang mereka ambil selama kuliah dulu. Niat orangtua tentu baik, tapi kita gak harus menuruti hal tersebut karena kamu sendiri yang akan menjalaninya nanti.

Sebaiknya, pikirkan matang-matang, dengarkan kata hati, dan sesuaikan dengan minat dan bakatmu. Setelah mendapatkan keputusan, bicarakan baik-baik dengan orangtuamu.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari supaya gak salah memilih jurusan kuliah. Jangan sampai kamu mengorbankan masa depanmu hanya karena mengabaikan beberapa hal tadi. Tetap semangat ya!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star