Hastag Campus

7 Tips Anti Grogi Buat Mahasiswa Baru Saat Berhadapan dengan Dosen

Sebagai mahasiswa baru, pasti kamu butuh banyak adaptasi di dunia kampus. Mulai dari tingkat kesibukan, suasana akademik, tipikal dosen, jadwal perkuliahan, dan kegiatan ekskulnya.

Sebagai salah satu penentu kelulusan mata kuliah dan level IPK, dosen adalah pihak penting yang mesti kamu kenali dan dekati dengan etika sebaik mungkin. Dosen juga punya kesibukan daan tanggungjawab yang lebih kompleks meliputi tri dharma perguruan tinggi. Jangan sampai kamu salah bersikap karena terlalu grogi atau malah over-confident dan menciptakan kesan tidak nyaman di pandangan pertama.

Nah, berikut ini terdapat beberapa tip yang bisa kamu terapkan agar sukses menjalin komunikasi yang baik dengan dosen. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Tumbuhkan rasa percaya diri
Bertemu dosen untuk berkomunikasi pertama kali memang bisa menimbulkan panas dingin alias grogi. Tapi, jika kamu bersikap begitu bisa bikin dosen sebal sama kamu. Sebab, grogi bisa berdampak buruk pada cara kamu berbicara. Mereka punya kesibukan yang luar biasa. Jangan sampai sikapmu bikin wasting time.

So, bangunlah rasa percaya dirimu. Yakinkan diri kamu bahwa apa yang ingin kamu sampaikan penting untukmu dan dosen. Tapi, jangan malah over-confident ya. Bisa-bisa kamu dianggap angkuh oleh dosen.

Baca juga: 5 Sikap yang Harus Dihindari Saat Baru Mulai Menulis Artikel

2. Kuasai bahan pembicaraan
Hal krusial yang perlu kamu siapkan selain mental sebelum bertemu dosen adalah menguasai bahan pembicaraan. Dengan begitu, kamu bisa berkomunikasi dengan tuntas dengan dosen saat bertemu misalnya membahas seputar bimbingan akademik.

Kuasai bahan pembicaraan dengan cara berkompromi bersama teman satu kelompok atau minta saran dengan senior, apa saja yang penting untuk ditanyakan pada dosen.

3. Perhatikan sarana komunikasi
Selanjutnya, perhatikan sarana komunikasi yang digunakan. Umumnya, dosen bisa ditemui secara langsung di ruangannya. Tapi, jika tidak ada di tempat, beliau bisa dihubungi lewat telepon, pesan singkat, chat app maupun media sosial.

Prinsipnya, hormatilah beliau saat menggunakan media komunikasi sebagaimana kamu respek padanya di dunia nyata. Perhatikan bahasa yang digunakan. Jangan menggunakan sapaan ‘aku’ atau bahasa percakapan informal lainnya yang kurang relevan.

4. Cari tahu karakter dosen dari senior
Agar lebih meyakinkan, kamu bisa bertanya pada mahasiswa senior perihal karakter dosen yang ingin kamu temui. Dengan bertanya pada orang yang punya informasi lebih, kamu bisa menghindari tingkah laku yang tidak disukai dosen. Sebab, ada dosen yang tidak menyukai kebiasaan-kebiasaan tertentu. Dengan bertanya dan mencari tahu seputar karakter dosen bersangkutan posisimu jadi lebih aman.

Baca juga: 5 Alasan Lanjut Sekolah di Australia, Bisa Full Scholarship Lho!

5. Perhatikan penampilan
Perhatikan penampilanmu sebelum bertemu dosen. Jangan sampai pakaian yang dikenakan tidak layak seperti kusut, berbahan kaos, pakai sandal, bau badan dan rambut atau jilbab acak-acakan. Ingat, berikanlah kesan terbaik di awal dengan berpenampilan rapi dan nyaman dipandang. Tapi, jangan juga terlalu berlebihan ya seperti riasan terlalu tebal dan parfum menyengat. Hal itu juga potensial bikin hati sensitif.

6. Jaga tutur kata sesuai koridor sopan santun
Saat bertemu langsung, kamu harus benar-benar menjaga sopan santun dalam bertutur kata. Perhatikanlah etika tepat berbicara pada orang yang lebih tua. Mulai dari nada suara yang tidak meninggi, diksi yang mudah dimengerti namun singkat dan jelas.

7. Memperhatikan setiap respon dosen dengan seksama
Jangan lupa untuk memberikan respon positif pada setiap pesan yang disampaikan oleh dosen. Berikan respon dengan anggukan, kontak mata, senyuman, pertanyaan yang tidak menyudutkan dan ungkapan terima kasih. Dengan begitu, dosen akan merasa dihargai dan berkomunikasi dengan senang hati.

Nah, itulah 7 tips yang bisa mahasiswa baru terapkan saat berhadapan dengan dosen. Hal ini tidak hanya berlaku di awal-awal tapi wajib kamu lakukan di momen-momen berikutnya seperti bimbingan tugas akhir atau sekadar menanyakan tugas. Selamat mencoba!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star