Hastag Campus

5 Alasan Ujian Open Book Tak Lantas Bikin Nilaimu Bagus

Bagi sebagian besar mahasiswa, ujian merupakan salah satu momok yang ‘dianggap’ cukup menakutkan. Namun, hal mengerikan tersebut akan menguap ketika sang dosen memberikan keringanan dengan sistem ujian dengan cara ‘open book’.

Apalagi bagi mahasiswa yang jarang belajar, ujian ‘open book’ merupakan kebahagiaan terbesar yang tak terlupakan dalam sejarah perkuliahan mereka.

Namun ingat, ujian ‘open book’ ternyata tidak selamanya bikin nilai-nilaimu bagus, lho. Berikut ini beberapa alasan singkatnya yang wajib kamu ketahui.

1. Soal ujian tak selalu sama dengan pembahasan di dalam buku
Jangan salah, dosen yang mempersilakan mahasiswanya open book saat ujian bukan berarti setiap soal jawabannya ada dalam buku, lho. Ingat ya, para dosen sudah paham segala tabiat mahasiswanya dan sudah berpengalaman dengan ‘tingkah’ unik mereka.

Jadi jangan mentang-mentang open book, kamu merasa nilai akan aman karena menganggap semua jawaban sudah ada dalam buku. Psst, mereka itu dosen, bukan pesulap!

Baca juga: 5 Tips Mudah Belajar SBMPTN di Tengah Kesibukan Kegiatan Sekolah

2. Ingat selalu ‘tidak ada yang gratis di dunia’
Ingat juga ya, dosen tak akan menerapkan sistem ‘open book’ ketika sedang ujian tanpa ‘embel-embel’ di belakangnya. Bisa jadi, sebelum atau sesudah ujian, dosen sudah memberikan tugas-tugas makalah yang cukup banyak di setiap mata kuliah. Atau, dosen akan menerapkan sistem-sistem perkuliahan yang sangat ketat meski dengan ujian open book sekalipun.

3. Hati-hati, open book bisa saja jadi ‘jebakan’ dari dosen
Bisa jadi juga, dengan diterapkannya ‘open book’ saat ujian, dosen sedang menguji mahasiswanya dan memilih mana yang rajin dan yang malas. Dosen akan mengetahui dengan pasti mana mahasiswanya yang benar-benar ingin belajar atau hanya sekadar mengejar ijazah.

Baca juga: Berkat 5 Cara Ini Kamu Bisa Jadi Murid Teladan, Meski Nilai Pas-pasan

4. Ada dosen yang menerapkan penilaian selain nilai akademis
Kamu perlu tahu, ada beberapa dosen yang lebih mementingkan aspek-aspek selain nilai-nilai akademis saat ujian. Beberapa dosen tersebut akan menilai tingkat kerajinan, kerapian, kepatuhan, kerajinan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kemahasiswaan. Jadi, nilai akademis sama sekali tak memberikan pengaruh besar saat dosen memberikan nilai ujian.

5. Ujian ‘open book’ mengajarkanmu untuk bersikap malas dan tak bertanggung jawab
Apa pun alasannya, menggunakan sistem ‘open book’ saat ujian sama sekali tak akan membuatmu pintar. Sebaliknya, hal tersebut secara tak langsung akan membuatmu semakin malas dan tak mengajarkan sikap tanggung jawab. Meski ada dosen yang menerapkan ‘open book’ saat ujian, belajar dengan rajin harus tetap kamu utamakan, ya?

Mau dengan ujian ‘close book’ atau ‘open book’, belajar tetap harus kamu utamakan, ya? Ingat, masa depan kamu ditentukan dari kerja keras dan usahamu sekarang.

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star