Hastag Campus

6 Motivasi yang Wajib Kamu Hindari Kalau Mau Kuliah ke Luar Negeri

Kuliah ke luar negeri, terutama di universitas mentereng dan dengan beasiswa, mungkin masih menjadi keinginan banyak masyarakat Indonesia. Pendidikan berkualitas dan pengalaman berharga di luar negeri menjadi alasan yang paling sering diungkapkan para pemburu beasiswa. Selain dua alasan tersebut, setiap pemburu beasiswa tentu punya motivasi masing-masing.

Berikut ini beberapa motivasi yang harus kamu hindari kalau mau kuliah ke luar negeri!

1. Keinginan orang tua
Mewujudkan keinginan orangtua tentu gak salah, bahkan menjadi kewajibanmu untuk berbakti kepada mereka. Tapi, alasan ini tentu kurang pas untuk menjadi motivasi kuliah ke luar negeri. Kuliah ke luar negeri butuh perencanaan yang matang karena akan menghabiskan waktu, usaha, dan dana yang gak sedikit.

Setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, tapi ini kembali lagi ke kamu. Kalau kamu memang gak ada minat sama sekali kuliah ke luar negeri atau merasa belum siap jauh dari orang tua, apa kamu masih mau memaksakan diri? Di sini, perlu adanya komunikasi yang jelas antara kamu dan orang tuamu.

Baca juga: 5 Alasan Kamu Si Pemburu Beasiswa Memiliki Mental yang Sekuat Baja!

2. Biar kelihatan keren
Kalau kamu hanya ingin terlihat keren sebagai mahasiswa di universitas luar negeri, tentu ini bukan niat yang tepat. Kuliah ke luar negeri bukan sebagai ajang keren-kerenan, tapi sebagai wadah untuk mencari ilmu dan relasi yang nantinya bisa kamu manfaatkan untuk berkontribusi terhadap lingkungan sekitarmu selepas lulus.

3. Gengsi dengan teman
Mungkin, gak terhitung berapa banyak teman-temanmu yang sudah berstatus mahasiswa di berbagai negara. Isi media sosialmu pun ramai setiap harinya dengan postingan teman-temanmu itu. Bukan gak mungkin, kamu akan gengsi dan ingin ikut-ikutan seperti mereka.

Memang, status sebagai lulusan universitas luar negeri masih dianggap bergengsi di antara masyarakat Indonesia. Tapi yang perlu kamu ingat, akan ada banyak tantangan yang akan kamu hadapi dengan sabar selama proses belajar dan tinggal di luar negeri. Kalau kamu memutuskan kuliah ke luar negeri hanya karena gengsi dengan temanmu tanpa ada keinginan dari diri sendiri, proses ini akan terasa sulit dilalui.

4. Ingin merasakan tinggal dan jalan-jalan gratis ke luar negeri
Siapa sih yang gak mau mencicipi tinggal di luar negeri dengan suasana yang mungkin lebih nyaman dibandingkan Indonesia? Merasakan iklim empat musim dengan keadaan kota yang gak semrawut dan bising. Selain itu, kamu juga bisa jalan-jalan ke banyak tempat di belahan dunia lain yang belum pernah kamu kunjungi. Apalagi kalau kamu dapat beasiswa, kamu bisa jalan-jalan gratis.

Motivasi ini sebenarnya gak sepenuhnya salah, tapi jangan jadikan ini sebagai motivasi utama. Ingat, kamu ke luar negeri untuk kuliah, bukan untuk jalan-jalan. Nge-bolang saat weekend atau musim libur itu sah-sah saja, tapi jangan sampai kuliahmu nantinya terganggu oleh motivasi ini.

Baca juga: 9 Tips Bikin Kamu Lebih Fasih dan Percaya Diri Bicara Bahasa Inggris

5. Ingin mengumpukan uang sebanyak-banyaknya
Kalau kamu adalah seorang penerima beasiswa, mungkin kamu bisa menyisihkan uang saku bulananmu untuk ditabung. Apalagi dengan kurs mata uang di negara tujuan yang lebih tinggi, kamu mungkin termotivasi untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.

Gak ada yang salah, tapi jangan sampai ini membuatmu hidup terlalu hemat. Jangan sampai kamu banyak skip jadwal makan karena terlalu irit, sehingga justru kamu jatuh sakit dan membuat kuliahmu terbengkalai. Pemberi beasiswa umumnya sudah mempertimbangkan nominal uang beasiswa dengan standar biaya hidup di kota tempat kuliahmu, sehingga tetap gunakan uang beasiswamu dengan wajar.

Selain itu, mahasiswa di luar negeri umumnya juga diperkenankan untuk bekerja part-time. Kalau kamu bisa mengatur waktu dengan baik antara kuliah dan kerja tentu ini gak jadi masalah. Tapi kalau sampai kuliahmu berantakan karena terlalu asyik bekerja part-time demi mengumpulkan uang, ini bisa jadi masalah besar.

6. Sekadar iseng coba-coba
Daripada menganggur dan sedang ada beasiswa luar negeri yang buka, bukan berarti kamu bisa iseng mendaftar. Kalau kamu dalam posisi siap dan memang punya keinginan untuk kuliah ke luar negeri, ini tentu gak jadi masalah. Tapi kalau kamu ternyata lolos tapi belum merasa siap atau bahkan gak punya minat sama sekali, ini bisa menyulitkanmu menjalani proses perkuliahan dan survive di negara tujuanmu nantinya. Ingat, kuliah ke luar negeri bukan hanya tentang kemampuan akademis, tapi juga kesiapan mental.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang gak boleh kamu jadikan alasan untuk kuliah ke luar negeri. Sebenarnya gak ada yang salah dengan alasan-alasan di atas, tapi semuanya bisa dikatakan kurang tepat untuk kebaikanmu di masa depan.

Yang perlu kamu ingat, proses perkuliahan akan lebih optimal kalau kamu memang punya minat dan rencana yang jelas ke depannya. Dengan begitu, kamu pun akan mudah menjalani proses perkuliahan di luar negeri, survive di negara tujuan, lebih bersemangat mencapai target akademis, serta mewujudkan mimpi-mimpimu selepas lulus nanti. Tetap semangat, guys!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star