Hastag Campus

7 Kesalahan Mahasiswa yang Bikin Mereka Gagal Meraih Beasiswa

Beasiswa merupakan salah satu hal utama yang diburu oleh para mahasiswa sarjana atau pasca sarjana. Untuk mendapatkannya, tentu bukan hal yang mudah mengingat seleksi yang sangat ketat. Jumlah pendaftar yang tidak sedikit atau persyaratan yang sangat high qualified jadi tantangan tersendiri.

Mungkin kamu salah satunya. Namun hingga kini cita-cita ini masih belum terwujud juga. Nah, jika kamu ingin berpikir lebih dalam, barangkali “ganjalan” itu kita sendiri yang buat. Ada hal – hal yang kamu gak sadari ini yang justru akan membuat kamu gagal mendapatkan beasiswa. Hal apa sajakah itu?

1. Terlalu banyak bertanya namun tidak pernah mencoba.
Siapa dari kita yang tidak mengetahui berbagai beasiswa yang tersedia untuk belajar di dalam maupun luar negeri? Mulai dari beasiswa LPDP, Chevening Inggris, Fulbright AS, hingga Erasmus Mundus Eropa hampir kita ketahui tentang berbagai beasiswa tersebut karena sudah tersedia di website atau sudah banyak testimoni dari mereka yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut.

Sayangnya, dari kita mungkin hanya terfokus untuk mencari berbagai informasi tersebut namun tidak pernah mau memulai untuk mencoba mendaftar. Padahal, yang paling penting apakah kita bisa mendapatkan atau tidak beasiswa impian kita adalah bagaimana kita mendaftar dan mengahdapinya.

2. Mengulur waktu dengan kata “nanti, nanti, dan nanti”.
Banyak dari kita yang tidak merasa percaya diri dengan kemampuan kita untuk mendaftar beasiswa. Dari alasan kemampuan bahasa Inggris belum mumpuni hingga alasan tulisan motivation letter kita yang dirasa belum baik. Padahal kita tidak pernah tahu kapan kesempatan kita kalau kita selalu menunda, bukan?

3. Hanya fokus pada kegiatan akademis.
Menjadi volunteer atau sukarelawan merupakan hal yang tidak bisa didapatkan oleh tiap orang. Sedangkan mendapat nilai terbaik tentu hampir bisa dimiliki tiap orang jika memang mereka rajin belajar. Sehingga terkadang para pemberi beasiswa akan mempertimbangkan mereka yang aktif berorganisasi karena itu berarti mereka sering bertemu orang baru, menghadapi masalah dan menyelesaikan berbagai masalah baru. Tentu itu adalah hal – hal yang tidak akan didapatkan saat kita berada di dalam kelas, kan?

4. Hanya mencari namun tidak berlatih.
Saat kita mendaftar beasiswa tentu akan ada beberapa tahapan seleksi yang akan dihadapi. Mulai dari kemampuan bahasa Inggris, menulis motivation letter, hingga proses interview. Tentu hal – hal ini tidak serta merta bisa kita lewati apabila kita tidak berlatih atau bertanya kepada yang ahli. Jadi mulailah coba mendaftar. Kegagalan bisa menjadi latihan dalam menyiapkan berkas dan mental. “Practice Makes Perfect” sepertinya pepatah yang sangat pas untuk kondisi ini, ya.

5. Tidak meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris.
Bahasa Inggris merupakan kemampuan pertama dan utama yang harus kamu pelajari sebelum mendaftar beasiswa ke luar negeri. Kemampuan akademis yang sempurna dan didukung oleh kepercayaan diri yang mumpuni tentu tidak akan pernah cukup jika kemampuan bahasa Inggris kita masih “big zero” kan?

6. Malas bertemu orang yang ahli di bidangnya.
Bertemu dengan orang yang ahli di bidangnya juga diperlukan, lho. Tentu mereka bisa memberikan kita recommendation letter atas aplikasi beasiswa yang ingin kita ajukan. Mereka bisa menjadi pertimbangan “lebih” karena kita mendapatkan surat rekomendasi langsung dari ahlinya. Selain itu, tidak ada salahnya bukan untuk menjaga hubungan baik dengan mereka yang memiliki ketertarikan yang sama dengan kita.

7. Merasa gagal dan tidak mau mencoba lagi.
Tiap orang pasti pernah merasakan gagal dalam hidupnya. Tidak hanya sekali, dua kali, belasan atau bahkan puluhan kali tiap orang yang merasakan gagal di hidupnya. Yang berbeda adalah siapa yang kemudian gagal dan bisa bangkit kembali hingga akhirnya mencapai apa yang mereka inginkan atau mereka yang gagal kemudian putus asa. Bukan berarti ketika kamu gagal di satu beasiswa kamu sepenuhnya gagal di beasiswa lainnya, lho. Masih banyak beasiswa lain yang bisa kamu terus coba dan kejar, kan.

Jadi, itu dia beberapa hal yang terlihat sepele namun bisa membuat kamu gagal mendapatkan beasiswa. Apakah kamu pernah melakukannya? Jika ya, segera tinggalkan!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star