Hastag Campus

Pahami 9 Keahlian Komunikasi Ini Agar Wawancara Kerjamu Makin Sukses

Dalam dunia kerja, keahlian dalam berkomunikasi adalah hal yang sangat penting. Entah itu berkomunikasi dengan atasan, rekan sejawat, atau staf bawahan. Komunikasi yang baik dapat menghantarkanmu ke jenjang promosi jabatan, diterima kerja, dan tentunya memberikanmu kesuksesan cemerlang dalam berkarier.

Tahap wawancara adalah salah satu tahap krusial bagi HRD untuk menilai calon pekerja. Oleh karena itu, 9 keahlian komunikasi ini patut kamu pahami agar bisa memberikan kesan pertama yang menarik bagi mereka. Keahlian komunikasi berikut ini pun digadang-gadang menjadi poin yang paling diinginkan HRD dari calon pekerjanya, lho.

1. Mendengarkan
Jangan menjadi lawan bicara yang mau bersuara saja tanpa mendengarkan dan memperhatikan maksud pembicaraan orang lain. Padahal dengan keahlian mendengarkan ini kamu bakal bisa memberikan respon dengan tepat.

Cobalah berlatih dengan secara aktif mendengarkan apa yang dikatakan orang lain, menanyakan pertanyaan klarifikasi, atau mengulang kembali makna pembicaraan untuk memastikan kalau kamu memahaminya.

2. Jelas dan padat
Sebisa mungkin utarakan maksudmu dengan pernyataan secukupnya yang jelas dan padat. Tak bertele-tele sekaligus juga tak terlalu singkat.

Jika terlalu panjang lebar dan terkesan keluar dari topik, orang lain bakal tidak yakin dan bingung dengan poin penting pembicaraanmu. Alangkah baiknya jika kamu pikirkan sejenak apa yang ingin kamu sampaikan sebelum mengutarakannya.

Baca juga: Gak Hanya Tambah Relasi, Ini 6 Manfaat Bergabung dengan Komunitas

3. Kepercayaan diri
Kepercayaan diri menunjukkan kalau kamu adalah orang yang yakin dengan pernyataanmu sendiri. Membangun keahlian ini bisa dibilang cukup mudah. Kuncinya adalah selalu mendengarkan lawan bicara dengan seksama dan berempati.

Ketika berinteraksi, terapkan metode eye contact dan nada bicara yang ramah dan tegas. Namun perlu diingat, jangan sampai pernyataan yang kamu lontarkan terdengar arogan atau kasar, ya

4. Pemikiran yang terbuka
Berpikiran terbuka dalam percakapan akan membantumu lebih bersikap jujur, fleksibel, dan produktif. Daripada menyinggung percakapan dengan pendapat pribadi, alangkah baiknya jika terlebih dahulu kamu mendengarkan dan memahami sudut pandang lawan bicaramu.

Dengan begitu, meskipun kamu tidak setuju dengan pendapatnya, kamu mampu mengutarakan pendapatmu dengan pemikiran terbuka serta tidak menyudutkannya.

5. Feedback
Bagi para pekerja, feedback membangun yang diterima dari atasan dapat meningkatkan semangat dan motivasi kerja mereka. Feedback yang diberikan pun dapat berupa ucapan terima kasih atau pujian atas kinerjanya.

Begitu pula sebaliknya, kamu pun juga harus mampu menerima dan bahkan memberikan dorongan feedback dari dan untuk orang lain.

Baca juga: Cara Hadapi Transisi dari Mahasiswa ke Dunia Kerja, Gak Bakal Kaget!

6. Komunikasi non-verbal
Perhatikan gerak/bahasa tubuh, eye contact, gestur tangan, dan nada bicara ketika kamu sedang berbicara. Tanda non-verbal tersebut memberikan makna tersendiri atas maksud pembicaraan yang ingin kamu sampaikan.

Nada bicara ramah menandakan kamu orang yang mudah didekati. Eye contact (bukan menatap) menunjukkan kalau kamu fokus dengan lawan bicara. Kamu pun juga perlu memperhatikan tanda non-verbal dari lawan bicara agar paham dengan perasaannya.

7. Keramahan
Keramahan dalam berkomunikasi dapat kamu terapkan melalui cara-cara yang sederhana. Seperti nada bicara yang ramah, pertanyaan pribadi, atau tersenyum. Komunikasi yang ramah dapat menarik rekan kerjamu untuk lebih terbuka dan jujur serta membuat mereka merasa dihargai.

Semua orang pastinya ingin bekerja berdampingan dengan rekan yang baik dan sopan dalam berkomunikasi. Jadi, terapkan hal ini tak cuma dalam komunikasi antar muka, tapi juga dalam komunikasi tertulis seperti email atau surat.

8. Empati
Memiliki empati dalam berkomunikasi adalah hal penting yang patut kamu terapkan. Hal ini berguna agar kamu mampu memahami dan menghormati pendapat orang lain yang sekiranya punya sudut pandang berbeda dengan dirimu.

9. Menghargai
Jika kamu mampu menghargai orang lain serta pemikirannya, kamu pun juga bakal dihargai oleh mereka. Selain itu, mereka pun juga bakal lebih terbuka untuk berkomunikasi dengan kamu.

Menggunakan nama orang, menerapkan eye contact, dan mendengarkan secara seksama ketika orang lain berbicara, akan membuat orang tersebut merasa lebih dihargai dalam percakapan tersebut.

Jadi, agar wawancara kerjamu membuahkan hasil yang lebih maksimal, jangan lupa menerapkan 9 keahlian komunikasi di atas, ya. Teruslah berlatih dengan giat jika kamu belum menguasai sepenuhnya. Semangat!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star