Hastag Campus

7 Tips Interview Kerja yang Baik dan Benar, Jangan Grogi!

Jika kamu mencari di internet, ada banyak sekali artikel soal cara interview kerja yang baik. Meskipun begitu, semua orang yang menjalaninya bisa mendadak panik dan lupa dengan apa yang dibacanya.

Jangan grogi, berikut ini beberapa cara atau tips interview kerja yang baik dan benar. Supaya kamu lancar saat menghadari HRD dan dapat diterima bekerja.

1. Sebelum memulai tanya jawab, penampilan adalah hal pertama yang dilihat. Maka dari itu, pastikan penampilanmu rapi dan tampil percaya diri
Terkadang, penampilan menjadi kesan pertama bagi para HRD. Kesan berikutnya akan semakin terselami begitu menjalani rangkaian tes lainnya. Karena itu, perhatikanlah penampilan dengan baik. Jika perlu, persiapkan kostum dan dandanan dari sehari sebelumnya.

Jika kamu melamar perusahaan yang formal, gunakan pakaian formal seperti kemeja warna cerah dan tidak mencolok. Gunakan celana bahan atau rok untuk perempuan. Tidak cuma rapi, pastikan kamu nyaman supaya terlihat percaya diri. Ini akan memberi nilai plus buat proses wawancara.

2. Jangan datang terlambat. Usahakanlah datang lebih awal agar kamu dapat bersiap-siap dan secara tidak langsung, menengok lingkungan kerjanya
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dari datang lebih awal. Pertama, kamu bisa jadi mendapat giliran pertama untuk wawancara. Di saat seperti inilah, biasanya pikiran kita masih segar dan fokus.

Kedua, kamu bisa melihat-lihat lingkungan kerja perusahaan yang kamu lamar dan sekadar bercengkerama dengan orang di sekitarmu. Lumayan, bisa tahu gambaran kerjanya bukan?

Ketiga, kamu bisa melakukan banyak persiapan dari awal. Misalnya, mempelajari tentang perusahaan yang dilamar dengan browsing lewat internet. Kalau ada persyaratan yang tertinggal, kamu juga bisa keluar sebentar dan mengaturnya.

Baca juga: 5 Cara Introvert Menghilangkan Grogi Saat Interview Kerja

3. Ketika sudah masuk ke ruang wawancara, bersikaplah sopan, tegas, fokus, dan jangan membawa permasalahan pribadimu
Sebelum masuk ruangan, ketuk pintu dan berikan salam begitu pintu dibuka. Jabatlah tangan pewawancara dengan tegas sebagai tanda antusiasme. Tidak lupa, sikap senyum dan ramah tetap dibawa.

Fokus dan lupakan masalahmu sejenak agar segala pertanyaan yang akan kamu terima, dapat didengar dan jawab dengan maksimal.

4. Begitu mendapat pertanyaan, beri jawaban singkat nan jelas pada setiap pertanyaan yang dilontarkan
Lakukan kontak mata dengan pewawancaramu. Jangan membuat tatapan kosong sampai melamun karena bakal dianggap sakit atau lebih parah lagi, tidak memperhatikan.

Beri jawaban yang singkat namun jelas pada setiap pertanyaan HRD. Jawaban yang terlalu panjang lebar akan membuang waktu dan mempersulit mencari inti jawaban.

Jawaban bertele-tele juga dapat berarti kamu sedang mengulur-ulur waktu memberikan kalimat yang sesuai. Ini bisa membuatmu dianggap tidak tahu tentang topik yang diangkat.

5. Jangan kesampingkan suasana nyaman, caranya dengan melontarkan pertanyaan yang kamu anggap perlu untuk urusan profesional
Misalnya, tanyakan bagaimana skema tunjangan kesehatan, naik gaji, dan sebagainya. Jagalah emosimu saat HRD menanyakan alasan resign dari perusahaan sebelumnya.

Barangkali, ada banyak hal mengesalkan di kantor lama yang bikin kamu memilih keluar. Tapi, sebaiknya tidak perlu diumbar semuanya, ya!

Baca juga: Wahai Fresh Graduate, Ini 5 Tips Jitu Menghadapi Interview

6. Tunjukkan jika kamu memang punya niat besar bekerja di perusahaan tersebut dengan antusiasme kerja
Pada tahap ini, jangan sungkan menjual kemampuan yang kamu punya. Sebutkan saja apa pencapaian terbesarmu di perusahaan sebelumnya dalam studi kasus.

Kalau dalam CV kamu menyebutkan sebagai sosok pantang menyerah, rajin, dan sebagainya, ceritakan kasus yang membuatnya demikian.

7. Yakinkan dirimu menjawab semua pertanyaan dan jangan lupa ucapkan terima kasih ketika sesi ini telah usai
Yakinkan dirimu untuk menjawab pertanyaan HRD dan jangan takut atau ragu. Tidak ada jawaban yang salah, kok! Jika nanti kamu tidak diterima bekerja di sana, bukan berarti apa yang kamu katakan salah. Namun memang karakter dan keahlianmu yang belum cocok di sana.

Tak lupa, ucapkan terima kasih ketika sesi wawancara usai. Hal ini dapat meninggalkan kesan positif pada dirimu dan HRD. Sesimu pun tidak ditinggalkan secara menggantung.

Itu dia trik dan tips interview kerja yang baik dan benar. Ayo, tenangkan dirimu! Jangan panik dan hadapilah sesi interview kamu dengan santai. Kamu pasti bisa dan pekerjaan impianmu pasti tercapai!

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star