Hastag Campus

Sering Menjadi Deadliner? Ini 5 Cara Kurangi Perilaku Menunda Tugas!

Saat kita mempunyai tenggat waktu untuk tugas, kita pasti panik jika tenggat waktu tersebut sudah dekat dan merasa menyesal mengapa tidak mengerjakan hal tersebut dari sejak lama atau saat tugas tersebut sudah ditugaskan.

Ada beberapa faktor yang membuat kita menunda tugas, seperti lebih memilih melakukan hobi di waktu senggang ataupun tidak bisa mengerjakan tugas tersebut karena tidak mengerti. Simak artikel di bawah ini agar kalian dapat mengurangi perilaku menunda dalam mengerjakan tugas!

1. Membuat kelompok belajar
Beberapa faktor yang dapat menunda tugas adalah ketika kita kebingungan dengan tugas yang ada dan tidak adanya yang memacu atau mengingatkan kita. Dengan membuat kelompok belajar bisa saja menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi faktor-faktor tersebut.

Perlu diingat bahwa saat sudah berkumpul, kurangi hal-hal yang tidak perlu seperti bergosip. Tetapi jika ada orang yang cenderung suka sendirian, membuat kelompok belajar malah membuat tidak nyaman.

Oleh karena itu, kita dapat mencoba dengan membuat kelompok belajar yang lebih ‘terbatas’ hanya dengan orang yang membuat nyaman saja.

Baca juga: 5 Kebiasaan Setiap Hari yang Bisa Merusak Otak, Sudah Tahu?

2. Ingat tujuan awal
Kita dapat menekuni apa yang kita sukai, tetapi tetap harus memiliki tanggung jawab atas apa yang pernah disepakati. Sebuah tugas pasti hadir atas apa yang sudah kita mulai sebelumnya dan sekarang kita kembali pada ingatan masa lalu.

Cobalah untuk menulis tujuan awal atau simpan hal-hal yang membuat kita mengingat tujuan tersebut di tempat yang mudah dilihat.

3. Tegas terhadap skala prioritas
Ada tugas yang harus dikumpulkan besok, tapi film yang ditunggu-tunggu sejak lama akan tayang malam ini? Pastinya akan membuat kita sangat dilema dan seakan terbuai untuk menonton film tersebut.

Cobalah duduk dengan tenang dan tidak membungkuk, pikirkan sebuah keputusan yang tidak akan membuat kita menyesal dan merugi. Katakanlah sampai dapat didengar oleh diri kita sendiri, “Aku akan mengerjakan tugas!”

Baca juga: 5 Prinsip Hidup yang Akan Membawamu pada Kesuksesan

4. Tumbuhkan kesadaran, jangan meremehkan tugas
Ada seorang jenderal yang mewajibkan para pasukannya untuk membereskan kasur setiap pagi, memang simpel sekali. Namun ternyata setelah merapikan kasur, pagi itu setiap orang dapat melihat sebuah ‘hasil kerja’ yang dapat menumbuhkan penghargaan terhadap dirinya dan saat dia akan tidur nanti, dia akan tidur di kasur yang rapi.

Kita jarang sekali menyadari motivasi kecil tersebut jika kita tidak meresapinya, begitu pun dengan tugas. Jangan menganggapnya sebagai kewajiban saja, tetapi cobalah menyadari bahwa di balik pengerjaan tugas tersebut, kita dapat tumbuh menjadi lebih baik dan terbiasa dengan tantangan.

5. Beri penghargaan pada diri sendiri
Ketika tugas telah selesai, bukankah ada waktu senggang yang terasa lebih bebas dan tenang? lakukanlah hal-hal yang sebelumnya mengganggu tekad kita untuk mengerjakan. Contohnya menonton film yang kita suka, atau pergi makan bersama teman.

Jangan terlalu keras menekan diri. Sebuah hak dan kewajiban yang diberikan secara kurang atau bahkan berlebihan adalah sebuah ketidakadilan. Mulailah adil pada diri sendiri, agar kita bisa adil pada lingkungan sekitar.

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star