Hastag Campus

6 Alasan Mengapa Mahasiswa Wajib Ikut Unit Kegiatan Pers Kampus

Saat baru pertama menginjakkan kaki di dunia perkuliahan, banyak hal yang berbeda dibandingkan kehidupan masa SMA bahkan SMP. Seperti konsentrasi belajarnya yang lebih fokus pada penjurusan tertentu, budaya perkuliahan yang lebih fleksibel, termasuk pula banyaknya peluang untuk pengembangan diri dengan berbagai kegiatan kampus.

Nah, saat kamu pertama masuk kuliah pasti akan banyak sekali jenis kegiatan kemahasiswaan, mulai dari bidang seni, olahraga, atau pembekalan profesi dan kebahasaan. Salah satunya kamu wajib untuk mempertimbangkan bergabung dalam bidang jurnalistik sebagai pers mahasiswa.

Memang banyak pengalaman yang bisa kamu dapatkan jika aktif di kegiatan ekstrakurikuler, tapi 6 hal ini hanya bisa kamu dapatkan jika kamu menjadi anggota pers mahasiswa.

1. Jago menulis berita
Kemampuan ini sudah pasti bakal kamu dapatkan kalau masuk pers mahasiswa. Kegiatan pers yang identik dengan menulis berita jika dilakukan terus menerus maka kemampuanmu pada bidang ini akan makin terasah.

Menulis juga bukan sekadar membubuhkan kalimat semata, menulis di pers mahasiswa memiliki kaidah tertentu yang mengacu pada kode etik jurnalistik seperti wartawan pada umumnya. Jadi tidak asal menulis, tapi kamu bisa lebih terstruktur, kredibel dan juga pada tulisan tertentu tulisanmu memiliki nilai sastra tersendiri.

Baca juga: Gak Cuma Modal, Ini 6 Tips Sukses Membangun Usaha Sendiri

2. Memiliki minat baca yang tinggi
Saat menjalani rutinitas di bidang pers, selain rutin menulis tapi kamu juga dituntut untuk rajin membaca. Ini karena saat kamu menulis berita, artikel, opini atau jenis lainnya, sembari menulis kamu juga membaca yang dilakukan dalam satu aktivitas sekaligus. Kamu juga dituntut untuk banyak membaca agar memiliki segudang isu dan informasi yang suatu saat bisa bermanfaat sebagai bahan tulisan.

3. Menumbuhkan jiwa kritis mahasiswa
Rajin membaca, jago menulis sudah cocok banget nih kamu jadi seorang aktivis kampus. Anggota pers mahasiswa juga dikenal sangat kritis, ini karena setiap tulisan yang dibuat selain bernilai informatif, tetapi juga banyak berfungsi untuk mengkritisi berbagai persoalan yang ada di kampus.

Kamu bisa menulis pemberitaan terkait fasilitas yang buruk, atau menulis opini dan surat pembaca mengenai kebijakan rektor atau dekan yang kontroversial, dan sebagainya. Semua kritikanmu bisa dituangkan lewat tulisan di media.

Baca juga: 7 Prinsip Meraih Sukses dalam Pekerjaan, Harus Kamu Tahu!

4. Serba tahu kabar terbaru di kampus
Jika kamu menjadi jurnalis mahasiswa, akan ada fase di mana banyak informan yang menghampirimu dan membocorkan beberapa kontroversi atau kabar burung yang terjadi di kampus. Seperti halnya media pada umumnya, arus informasi yang ada di kampus akan lebih dulu kamu ketahui ketimbang mahasiswa lainnya.

Barulah setelah kamu olah menjadi tulisan berita, kamu selanjutnya berperan sebagai informan yang menyebarkan berita kepada publik. Sumber informasi pun bisa datang dari mana saja, lewat pengaduan ke media, curhatan secara personal, hingga celetukan yang tidak terduga.

5. Memiliki relasi yang luas
Meski lewat kegiatan kampus lainnya juga manfaat ini bisa didapatkan, relasi yang bisa kamu jalin selama menjadi anggota pers mahasiswa dijamin bakal lebih luas ketimbang kenalan yang didapat di organisasi lainnya. Ini karena saat melakukan kegiatan lapangan liputan berita, seorang jurnalis akan bertemu dengan banyak orang, misalnya bertemu dengan narasumber dari kalangan pejabat, atau pun bertemu sesama rekan jurnalis dari media lain.

Apalagi pers setiap hari akan berganti isu dan narasumber yang berbeda, sehingga seorang jurnalis setiap hari akan bertemu dengan orang-orang dengan latar belakang yang beda-beda juga. Begitu pun dengan pers mahasiswa, relasi yang dibangun selain dengan pejabat kampus tetapi juga dengan pejabat publik lainnya.

6. Memupuk jiwa disiplin dan tepat waktu
Aktivitas pers dan jurnalistik juga identik dengan kehidupan yang serba cepat. Sebuah peristiwa bisa terjadi begitu saja dan tiba-tiba, sehingga media juga harus siaga kapan pun ada kejadian langsung bisa diliput dan disebarkan informasinya. Begitu pun menjadi pers mahasiswa, kamu akan lebih menghargai waktu karena setiap detik yang berlalu bisa kamu manfaatkan untuk menulis berita dan mengumpulkan informasi.

Dalam kehidupan pers juga sangat dikenal dengan deadline, sehingga kamu juga akan belajar kedisiplinan dan bekerja cepat agar informasi yang akan dibagikan masih belum basi. Apalagi ketimbang hanya rebahan di kostan, ada baiknya mulai sibuk dengan aktivitas yang bermanfaat buat masa depanmu, salah satunya ikut dalam kegiatan pers mahasiswa.

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star