Hastag Campus

Tidak Selalu Negatif, Ini 5 Keuntungan Menjadi Mahasiswa ‘Kupu-kupu’

Sebagai seorang mahasiswa tentu kalian sering mendengar istilah mahasiswa ‘kupu-kupu’. Istilah mahasiswa kupu-kupu berasal dari singkatan kuliah-pulang, kuliah-pulang. Istilah tersebut mengartikan bahwa seorang mahasiswa yang disebut kupu-kupu adalah mahasiswa yang hanya berorientasi pada kuliah dan tidak melakukan kegiatan macam organisasi atau apa pun setelah kuliah dan lebih memilih pulang ke rumah atau kos.

Mahasiswa ‘kupu-kupu’ sering dianggap contoh negatif karena dianggap menggambarkan bahwa mereka adalah orang yang tertutup dan kurang berkembang di dunia perkuliahan.

Padahal jika ditelaah lebih dalam ternyata ada beberapa keuntungan ketika menjadi seorang mahasiswa ‘kupu-kupu’ lho. Apa sajakah itu? Simak di bawah ini.

1. Punya banyak waktu untuk mengembangkan diri
Siapa bilang mahasiswa kupu-kupu adalah mereka yang tidak punya aktivitas dan kegiatan apapun. Justru dengan tidak terikat dengan apapun di luar jam perkuliahan dapat membuat mahasiswa ‘kupu-kupu’ leluasa menggunakan waktunya untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya secara lebih dalam. Jangan anggap mahasiswa ‘kupu-kupu’ adalah mereka yang selalu “gabut”.

2. Fokus dengan tujuan kuliah
Tentu ada alasan tersendiri seseorang memilih untuk menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’. Salah satu yang sering diungkapkan adalah agar fokus untuk berkuliah. Memang dengan memfokuskan diri ke akademik dan jika memiliki target yang harus dicapai menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’ tidaklah salah.

Dengan fokus yang tidak terpecah ke berbagai aktivitas yang menguras otak. Kuliah akan menjadi lebih bertujuan dan terarah tanpa gangguan pikiran-pikiran yang lain.

3. Pikiran dan tenaga selalu fresh saat kuliah
Dengan beban yang mungkin hanya tugas-tugas kuliah tanpa ada beban semacam kepanitiaan dll. Mahasiswa ‘kupu-kupu’ tentu punya keuntungan lebih soal kesiapan saat berkuliah. Tenaga dan pikiran pastinya akan lebih rileks dan on fire.

Waktu luang yang cukup luas dapat dimanfaatkan dengan baik tentuya oleh mahasiswa ‘kupu-kupu’. Dan pastinya disertai aktivitas pengembangan diri yang disukai.

4. Tidak terikat apa pun
Tidak terikat dan mengikat adalah keuntungan berikutnya. Mahasiswa ‘kupu-kupu’ bebas melakukan aktivitas apapun tanpa khawatir akan tanggung jawabnya di lain tempat. Tidak ada rongrongan untuk datang rapat dan tidak ada tekanan untuk menyukseskan suatu acara. Yang ada hanya jiwa bebas dan damai tanpa tekanan.

5. Waktu bersama keluarga lebih leluasa
Keuntungan terakhir menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’ adalah fleksibelnya waktumu untuk bertemu keluarga. Karena jika kamu menjadi seorang yang senang berkecimpung di organisasi, kadang waktu liburan pun tidak seperti liburan karena ada saja proker-proker yang dikerjakan saat liburan.

Dan hal tersebut pastinya akan menunda waktumu untuk pulang kampung jika kamu anak perantauan. Dengan menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’ tidak ada yang akan menghalangi waktumu untuk berkumpul dengan keluarga.

Semua adalah pilihan, jikapun kamu memilih menjadi seorang mahasiswa kupu-kupu ataupun tidak. Semua hal tersebut punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang terpenting tetap fokus mengejar tujuannmu untuk membanggakan orangtua yang telah menguliahkanmu.

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star