Hastag Campus

Tetap Semangat, Kamu Wajib Lakukan 7 Hal Ini Saat Hadapi Kegagalan

Kegagalan merupakan satu hal yang pasti pernah dialami oleh semua orang. Banyak hal yang dilakukan tak selalu sukses dalam sekejap. Berbagai kegagalan akan sering dialami dalam prosesnya. Baik itu terkait pendidikan (ujian atau belajar), pekerjaan, hingga hubungan. Kegagalan bisa datang tanpa diduga dan menghancurkan ekspektasi yang sudah ada.

Meski kegagalan adalah bagian dari kehidupan yang sulit dipisahkan, saat itu terjadi, rasanya tetap saja menyakitkan. Kecewa, sedih, merasa gagal dan tak berguna, bisa saja kamu rasakan saat dihadapkan pada kegagalan. Sebab kamu sudah bersungguh-sungguh berusaha dalam prosesnya.

Jika kamu saat ini sedang dihadapkan pada kegagalan dan merasa begitu hancur karenanya, 7 hal ini penting untuk kamu lakukan.

1. Lepaskan emosimu. Jangan ditahan
Saat mengalami kegagalan, kamu mungkin merasa sangat sedih, kecewa, marah, frustrasi, dan tak terima. Segala emosi itu menumpuk dan menekanmu, meminta untuk dilepaskan. Maka dari itu, lepaskanlah. Luapkan emosimu, luapkan perasaan sedih dan kecewamu.

Tapi ingat dan pastikan untuk mengeskpresikan emosimu tetap dalam rambu-rambu norma dan nilai-nilai yang benar. Jangan, misalnya, memaki atau memukul orang lain, hanya karena kamu merasa frustrasi dengan kegagalan yang kamu alami.

Jauh lebih bijak jika kamu menyingkir sebentar dan mengisolasimu dari ingar bingar lalu menangis di sana.

2. Ceritakan perasaan kecewa dan sedihmu pada orang lain
Curhat adalah salah satu solusi paling praktis untuk meluapkan perasaanmu yang rasanya begitu menekan dan menyesakkan dada. Ceritakan semua rasa frustrasimu, sedihmu, kecewamu pada teman curhatmu. Jangan tutupi, jangan tahan. Mengeluhlah. Luapkanlah.

Namun ingat untuk pastikan bahwa teman curhatmu adalah pendengar yang baik, dapat dipercaya, juga tidak men-judge atau menggurui. Sebab curhat memang dapat membuat perasaan jadi lebih enteng asalkan teman curhatmu bukan sosok yang “sok bijak” di saat yang tak tepat.

Yang kamu perlukan saat ini adalah seseorang yang mampu jadi pendengar keluh kesahmu tanpa merasa perlu memberi solusi atau kata-kata bijak di saat kondisimu sedang menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang dihadapi. Seseorang yang bisa menghibur dan mendukungmu dalam segala situasi.

3. Tekankan dalam pikiranmu bahwa kegagalan yang kamu alami tak berarti dirimu adalah orang yang gagal dalam segala hal
Sering kali kegagalan yang dialami bisa membuatmu merasa tak percaya diri dan meragukan kemampuanmu sendiri. Ini karena seiring kegagalan yang dialami, akan ada pikiran yang menyusup seperti, “Aku adalah orang yang gagal. Dan segala hal yang kulakukan adalah sia-sia belaka dan tak berguna.”

Jika kata-kata seperti itu sudah mulai muncul dalam pikiranmu, tekankan pikiran yang jauh lebih positif bahwa kegagalan yang kamu alami saat ini tak berarti bahwa dirimu adalah orang yang gagal di segala aspek, atau semua yang kamu lakukan sia-sia dan tak berguna.

Ubahlah mindset-mu ke arah yang jauh lebih positif. Bahwa kegagalanmu sekarang menjadi tanda dirimu lebih dekat dengan tujuanmu. Juga kegagalanmu tersebut memberikan pelajaran penting untukmu menjadi lebih baik ke depannya.

4. Ubah sudut pandangmu dan lihat pelajaran apa yang kamu peroleh dari kegagalan yang kamu alami
Berkaitan dengan poin nomor 3, mengubah sudut pandang terhadap kegagalan yang terjadi sangat diperlukan. Sebab alih-alih memandangnya sebagai suatu masalah tanpa solusi, kamu bisa menganggapnya sebagai satu hal yang memberikanmu pelajaran penting.

Misalnya, kamu gagal dalam hubungan dan baru putus dengan pacarmu padahal kalian sudah bersama selama bertahun-tahun. Kegagalan ini bisa membuatmu berpikir bahwa kamu adalah pacar yang buruk dan tak mungkin lagi mencintai orang lain.

Atau kamu bisa mengubah sudut pandangmu dengan memandang bahwa kegagalan hubunganmu itu memberikan pelajaran penting untuk hubungan romantismu selanjutnya. Contohnya, jika kamu putus karena sering bertengkar dan minim komunikasi yang baik. Maka, ke depannya kamu bisa berubah untuk lebih mengerti dan mendengarkan pasangan. Juga lebih berusaha menjaga komunikasi yang baik antara kalian berdua.

5. Lakukan me time tanpa merusak diri sendiri
Me time adalah situasi saat kamu menghabiskan waktu dengan diri sendiri, melakukan berbagai hal yang menyenangkan hati. Karenanya, mengambil jeda sejenak untuk me time akan sangat menguntungkan dirimu dan membuatmu merasa lebih tenang saat mengetahui dirimu gagal dalam satu hal.

Walau begitu, pastikan bahwa aktivitas yang kamu lakukan saat me time bukanlah sesuatu yang negatif dan merugikan. Aktivitas-aktivitas positif seperti meditasi, berjalan di taman dan melihat tumbuhan hijau, atau yoga akan jauh lebih baik untukmu daripada bermain gadget dan menjelajah media sosial berjam-jam, belanja berbagai barang yang tak diperlukan, atau melarikan diri dengan minum minuman keras.

6. Jangan berlarut dalam kesedihan dan kekecewaan
Wajar jika kamu merasa sedih dan kecewa setelah usahamu seperti tak menghasilkan apa-apa. Setelah semua yang dilakukan malah berujung pada kegagalan, siapa yang tak merasa merana karenanya?

Karena itu, tak masalah kamu bersedih dan kecewa. Tapi jangan berlarut di dalamnya. Bagaimanapun dengan membiarkanmu berkubang di dalamnya untuk waktu lama justru bisa merugikan dirimu sendiri.

Sedihlah, merasa kecewalah. Namun sejenak saja. Lalu hiburlah dirimu, kuatkan hati dan tekadmu. Perbarui semangatmu. Dan mari berjuang lagi.

7. Mencoba berusaha lagi. Sedikit demi sedikit
Setelah mengambil jeda sejenak, menenangkan diri, dan memperbarui semangatmu, kini saatnya untuk berusaha kembali. Tak perlu terburu-buru. Pelan-pelan saja. Lakukan sedikit demi sedikit. Kerjakan apa yang bisa kamu lakukan. Berusahalah sebaik mungkin untuk apa pun yang sedang kamu perjuangkan.

Kegagalan yang kamu rasakan saat ini bisa jadi membuatmu begitu merana dan kecewa. Tapi yakinlah bahwa setiap usaha akan terbayarkan dengan baik pada akhirnya. Yakini pula bahwa kegagalanmu hari ini akan membawamu pada kesuksesan esok hari.

Tetap semangat, ya!

Sumber: idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star