Hastag Campus

5 Langkah Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi yang Kurang Responsif

Mahasiswa semester akhir sering menghadapi drama skripsi. Entah karena selalu disuruh revisi, gak bisa menemukan narasumber, hingga masalah dosen pembimbing skripsi. Banyak pejuang skripsi mengeluh karena dosen pembimbingnya tidak responsif.

Ada yang jarang balas chat, menunda bimbingan, bahkan gak punya waktu sama sekali untuk bimbingan. Kejadian ini kamu alami? Yuk, simak trik menghadapi dosen yang gak responsif ini biar lulus tepat waktu!

1. Jangan pasif! Cek jadwal dosen kamu dan tanya aktivitasnya di luar kuliah apa saja
Kalau kamu tahu dosenmu super sibuk, jangan pasrah saja! Kamu harus cari tahu jadwal mengajarnya! Akan lebih baik lagi kalau kamu tanya jadwal dosen di luar perkuliahan.

Ketika sudah tahu jadwalnya, kamu akan lebih mudah menyesuaikan jadwal dosen dengan bimbingan. Dosen pasti akan melihat dan menghargai usahamu, yang sudah mencari tahu lebih dulu jadwalnya untuk bisa bimbingan.

Baca juga: 7 Rutinitas Ini Buat Kamu Pintar Berbahasa Asing! Yuk, Lakukan!

2. Ikuti akun sosial media dosenmu supaya bisa memantau aktivitasnya
Sekarang, gak cuma mahasiswa yang suka main media sosial. Dosen pun begitu. Banyak di antara mereka yang suka membagikan kesehariannya lewat media sosial. Gak ada salahnya kamu ikuti akun media sosialnya.

Kamu pun bisa memantau keberadaannya di mana. Dari sini, kamu juga bisa tahu waktu yang tepat untuk bertemu dosen.

3. Beri alasan ke dosen pembimbing tentang kenapa kalian harus cepat lulus
Banyak dosen yang gak sadar kalau mahasiswa mereka harus cepat lulus. Misalnya, karena alasan finansial, alasan pekerjaan, atau alasan-alasan lainnya. Kalau dosen kamu gak tahu penyebab spesifik seperti itu, ia bakal slow dalam membimbingmu. Dia pikir, toh kamu kalau extend gak apa.

Jangan sampai dosenmu punya pemikiran ini, ya! Kamu harus meyakinkan dosen bahwa kamu harus dan bisa lulus tepat waktu.

Baca juga: 5 Tips Dasar Belajar Pemrograman untuk Mahasiswa Teknik Informatika

4. Kalau sudah berhasil bimbingan, siapkan materi dan pertanyaan sebanyak-banyaknya. Jangan sampai datang dengan tangan kosong!
Akhirnya, kamu berhasil bimbingan sama dosen! Pasti kamu senang setelah sekian lama menunggu balasan dosen yang gak responsif ini. Tapi, ingat! Jangan sampai rasa senang membuatmu lupa hal yang lebih penting! Tentu saja, bimbingannya itu sendiri. Kamu harus menyiapkan materi bimbingan dengan baik. Siapkan juga pertanyaan yang banyak.

Waktu bimbingan sudah susah didapat, jangan sampai disia-siakan! Kalau saat bimbingan kamu malah gak konsentrasi karena belum menyiapkan materi, dosen pun akan makin malas buat membimbingmu.

5. Ketika bimbingan, catat atau rekam proses bimbingannya. Pada pertemuan selanjutnya, kamu bisa mengingatkannya akan proses sebelumnya
Jangan lupa untuk selalu mencatat atau merekam proses bimbingan! Hal ini untuk meminimalkan celah harus bertanya lagi di kemudian hari.

Dengan mencatat dan merekam proses bimbingan, kamu bisa memberi ‘bukti’ apabila dosen tidak kooperatif di lain hari. Mereka bisa tiba-tiba mengganti metode, konsep, atau apa pun yang gak sesuai dengan bimbingan tempo sebelumnya.

Kira-kira, begitulah langkah-langkah menghadapi dosen pembimbing skripsi yang gak responsif. Pokoknya, jangan menyerah ya! Skripsi harus selesai!

Sumber: Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star