Hastag Campus

7 Langkah Mudah Belajar Sains dan Matematika, Lebih Efektif

Dalam mempelajari matematika kamu dituntut untuk berpikir secara runtut atau sistematis. Kamu tidak akan bisa menerapkan rumus phytagoras untuk mencari sisi miring segitiga siku-siku tanpa memahami apa itu akar, apa itu kuadrat. Kamu tidak akan mengerti akar kuadrat kecuali kamu mengetahui tentang perkalian dan pembagian, begitu seterusnya.

Jika diibaratkan sebagai pohon, untuk menguasai ilmu matematika dan sains kamu harus mengerti akarnya terlebih dahulu sebelum memahami batang, dahan, ranting dan buahnya. Tapi, yang menarik dari matematika adalah kalau kamu sudah mengerti konsep dasarnya, kamu bisa menurunkan sendiri konsep-konsep berikutnya.

Nah, buat kamu yang sedang atau ingin belajar matematika dan sains termasuk ilmu-ilmu turunannya, berikut ada beberapa teknik dan tips agar belajar kamu jadi lebih mudah.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Bekerja di Luar Negeri

1. Gunakan dua mode berpikir secara bergantian
Pikirkan seseorang umumnya memiliki dua mode, yaitu focus thinking dan diffused thinking. Biasanya seseorang menggunakan focus thinking untuk menyelesaikan sebuah permasalahan seperti saat sedang belajar dengan memfokuskan pada pola-pola tertentu untuk menyingkirkan hal-hal lain yang tidak berkaitan. Sedangkan dalam mode yang kedua, yang dilihat adalah gambaran besarnya.

Bisa jadi, hal-hal yang sepertinya tidak berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan justru membantu. Dari sinilah otak berusaha mencari hubungan antara hal-hal yang acak sehingga dapat memunculkan solusi kreatif. Pikirkan ini biasanya justru terjadi pada saat sedang beristirahat dari belajar. Jadi, jangan lakukan cara belajar non stop, berikan jeda dengan beristirahat dan tidur yang cukup agar otak kamu tetap segar.

2. Potong materi pelajaran menjadi konsep-konsep kecil
Salah satu cara efektif untuk mengingat sesuatu adalah dengan memilahnya ke dalam kelompok-kelompok kecil. Kamu bisa membagi sebuah konsep yang rumit ke dalam konsep-konsep yang sederhana. Ingat konsep-konsep sederhana tersebut dan hubungan satu sama lainnya dalam membentuk konsep yang lebih besar. Pada saat kamu berusaha untuk memahami atau menghafalkan konsep tersebut, lakukan tanpa melihat buku terlebih dahulu. Kamu boleh melihat catatan jika kamu sudah benar-benar lupa. Lakukan hal ini secara berulang-ulang setiap kali kamu mempelajari konsep yang baru untuk memastikannya sudah tersimpan dalam memorimu.

Baca juga: 6 Tahap Persiapan Biar Cepat Mendapatkan Beasiswa

3. Gunakan teknik hafalan seru
Menghafalkan rumus, urutan atau angka-angka konstanta bisa jadi sangat membosankan. Kamu bisa cara-cara yang seru agar hal-hal tersebut lebih mudah untuk dihafalkan. Contohnya seperti menggunakan pemisalan atau analogi yang membawa konsep materi kepada apa yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kamu bisa juga cerita, lagu atau menyingkat hirup depan dari kata-kata yang ingin dihafalkan. Misalnya, seperti pada unsur-unsur golongan satu pada tabel periodik kimia yang bisa kamu buat jadi sebuah cerita, “(He)ru (Li)(Na) (K)awin (Rb)i (Cs) (Fr)ustasi.

4. Latihan soal
Latihan soal adalah sebuah cara untuk mengetahui apakah kamu sudah menguasai sebuah materi atau belum. Latihan soal perlu disertai dengan evaluasi supaya kamu tahu dibagian mana kamu belum memahami materi. Tapi, hati-hati jika kamu menggunakan latihan soal yang disertai kunci jawaban, jangan melihatnya lebih dulu sebelum kamu coba menyelesaikan soal tersebut. Kamu juga harus paham, mengapa jawabannya seperti itu saat melihat hasil pembahasannya.

5. Belajar selagi fresh
Kalau kamu ingin mempelajari konsep yang baru atau mengerjakan PR yang sulit, ada baiknya kamu kerjakan di pagi hari saat energi mentalmu masih banyak. Jika nanti mentalmu sudah lelah dan soalnya cukup sulit, kamu tentu akan membutuhkan istirahat dan malah beralih bermain game.

6. Aplikasikan trik-trik mental
Adakalanya mengganti suasana dapat membuatmu lebih fokus dalam belajar. Pilihlah tempat yang tenang untuk belajar. Jika perlu buatlah ruang khusus untuk belajar, agar setiap kali memasuki ruangan kamu akan langsung masuk pada mode belajar. Tapi ingat, jangan fokus pada hasil akhir dan ketidaktahuan kamu atau seberapa jauh kamu tertinggal dalam pelajaran. Fokuslah pada usaha kamu untuk memahami materi dimulai dari konsep yang paling dasar. Anggap materi pelajaran sebagai teka-teki atau tantangan yang bisa menaikkan kamu ke level berikutnya dan membuat kamu lebih percaya diri.

7. Ingat ketekunan lebih penting dari kecerdasan
Jika kamu melihat ada seorang teman yang jauh mengerti suatu materi, belum tentu dia lebih pintar daripada kamu. Kemungkinan besar, dia lebih tekun dan lebih dulu mempelajari materi tersebut. Memahami konsep-konsep dalam matematika atau IPA membutuhkan sebuah skill yang harus terus diasah. Tidak mungkin kamu dapat menguasai konsep yang rumit hanya dalam waktu satu malam. Dibutuhkan latihan berulang-ulang untuk bisa memahami setiap konsep materi tersebut.

Itulah beberapa tips untuk belajar matematika dan IPA. Jangan lupa untuk menjaga konsistensi dalam belajar ya. Semoga bermanfaat.

Sumber: Idntimes.com

3 replies to “7 Langkah Mudah Belajar Sains dan Matematika, Lebih Efektif

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star