Hastag Campus

Hei Introvert, 3 Keuntungan Memiliki Teman Ekstrovert

Orang dengan karakter introvert dan ekstorvert sering dikatakan bahwa mereka tidak cocok untuk menjalin hubungan pertemanan. Hal ini didasakarn pada latar belakang keduanya yang cukup bertolak belakang.

Tingkah ekstrovert yang agak liar terkadang membuat introvert terganggu. Begitu juga jika introvert tidak menunjukkan respon reaktif yang membuat ekstrovert berpikir bahwa introvert adalah sosok yang tidak asik.

Namun siapa bilang jika keduanya tidak bisa menjalin hubungan pertemanan dengan baik? Dikutip dari Purewow pada Kamis (2/5/2019) keduanya bisa menjalin hubungan simbiosis yang indah karena beberapa alasan berikut ini.

1. Ekstrovert membuat kelompok besar terasa tidak terlalu menakutkan

Bagi ekstrovert, mengenal orang baru merupakan sebuah gairah tersendiri. Namun tidak bagi introvert. Ketika memasuki dalam grup baru dalam lingkup yang besar, introvert akan merasa canggung. Dengan memiliki teman ekstrovert, si introvert bisa menyesuaikan diri dan akhirnya mampu mengeluarkan potensi diri yang sesungguhnya ke dalam kelompok.

2. Ekstrovert membuat introvert tidak berkutat dengan pikirannya sendiri

Introvert memiliki sedikit kesulitan untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan. Hingga akhirnya introvert akan berkutat dengan pikirannya sendiri. Berkat ekstrovert, introvert bisa lebih terbuka dan mengatakan apa yang ia pikirkan. Sehingga introvert tidak diam dalam spekulasinya sendiri.

3. Memiliki energi yang cukup besar

Energi besar yang dimiliki oleh ekstrovert bisa membuat orang di sekitarnya merasa memiliki hidup yang lebih berwarna. Hal serupa akan dirasakan oleh introvert. Energi yang dimiliki ekstrovert akan membuat introvert keluar dari zona nyamannya. Dengan begitu, ekstrovert bisa berbagi energi dengan introvert

Credit : Fimela


[Quiet : Pahami Daya Kekuatan Sang Introvert]

Banyak orang menduga seseorang yang berkepribadian introvert adalah sosok pendiam, kutu buku dan anti sosial.

Berbagai label negatif diberikan kepada para introvert sehingga sosok extrovert-lah yang menjadi contoh baik dalam masyarakat.

Akan tetapi, Susan Cain dalam bukunya yang berjudul “Quiet: The Power of Introvert” (diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia : Quiet, Daya Introvert dalam Dunia yang Tidak Bisa Berhenti Bicara), mengungkapkan bahwa dibalik kepribadian introvert tercipta orang-orang sukses. Sisi-sisi positif para introvert inilah yang kemudian diulas oleh Susan Cain di dalam bukunya tersebut.

Susan Cain menjawab keresahan tersebut dengan mengungkapkan bahwa orang yang berkepribadian introvert adalah sosok orang-orang pemerhati dan pendengar yang baik.

Kamu bisa memesannya dengan mudah melalui WhatsApp ke no 0822-3209-6491 dengan format : Saya Mau Beli Buku Quiet atau klik di bit.ly/PesanQuiet

Resensi dan testimoni pemesan QUIET di @icampusindonesia bisa diakses di : INTROVERTINDONESIA.COM


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star