Hastag Campus

Untuk Para Fresh Graduates: Pastikan Kamu Tahu 8 Hal Penting Ini Sebelum Memulai Kerja

Lulus dari bangku kuliah sebagian besar dari kita tentu akan melanjutkan fase hidup dengan melamar pekerjaan. Kamu yang tadinya berjibaku menyelesaikan tugas kuliah kini disibukkan melamar pekerjaan sana dan sini. Mulai dari memantengi website lowongan pekerjaan, datang ke job fair, sampai dengan menggunakan koneksi teman semua dilakukan demi menggapai pekerjaan.

Tapi nih sebelum akhirnya berhasil bergabung ke sebuah kantor, pastikan perusahaan tersebut memiliki 8 hal ini ya:

1. Kantormu memberi gaji yang sesuai dengan UMR kota tersebut.
Salah satu ciri perusahaan sehat adalah ia menaati Undang-Undang Ketenagakerjaan. Nah dalam undang-undang tersebut terdapat aturan pemberian upah oleh perusahaan yang salah satunya harus sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR). Di setiap kota sudah ada ketetapan berapa UMR yang harus diterima. Ketetapan UMR ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan biaya hidup minimal yang berlaku di setiap daerah.

Baca juga: Cepat Dapat Kerja Usai Lulus, Gali 5 Modal Ini Sejak Kamu Masih Kuliah

2. Menetapkan sistem rekruitmen yang jelas.
Tidak hanya memberi gaji sesuai dengan UMR, sebelum memutuskan bergabung lihatlah bagaimana perusahaan tersebut merekrut karyawannya. Perusahaan yang baik biasanya sudah memiliki standar rekruitmen di mana hal tersebut dilakukan pada tiap calon karyawannya. Mereka juga akan menjelaskan tahapan seleksi apa saja yang harus dilalui sebelum akhirnya menerima seseorang untuk bergabung.

3. Jenjang karir bagi yang berprestasi.
Kamu tentu tidak menginginkan kerja di sebuah perusahaan yang tidak memberikan jenjang karir menjanjikan. Artinya jika pada awalnya kamu diterima sebagai junior akuntan, kelak beberapa tahun ke depan kamu berharap ada peningkatan jabatan seperti misalnya menjadi senior akuntan. Nah perusahaan yang baik juga menyediakan kesempatan ini di mana setiap orang bisa berkembang karirnya jika menunjukkan performance baik.

4. Pelatihan peningkatan mutu karyawan.
Pada dasarnya sebuah perusahaan bukan hanya tempat mencari uang tapi juga mengasah kemampuan. Karenanya selain bisa memberi gaji, perusahaan ideal juga diharapkan memberi pelatihan pada karyawannya. Pelatihan tersebut tentu akan berguna untuk meningkatkan mutu karyawan agar dapat bekerja dengan lebih baik lagi.

5. Kultur kerja yang sehat dan terbuka.
Dalam wawancara kerja penting hukumnya kamu bertanya mengenai kultur kerja yang ada di sana. Alasannya dengan memahami ini dirimu bisa menilai apakah kultur kerja di sana dapat menunjangmu untuk jadi orang yang lebih baik lagi. IDNtimes sarankan pilihlah perusahaan dengan kultur kerja sehat dan terbuka sehingga kamu sebagai anak muda bisa belajar sebanyaknya-banyaknya.

Baca juga: 5 Alasan Mutlak Proses Magang itu Penting untuk Jenjang Karier

6. Jaminan kesehatan memadai.
Tentu siapapun tidak menginginkan sakit, tapi pada kenyataannya kita tidak selalu bisa menghindari hal tersebut. Karenanya, sebelum menerima kontrak kerja coba tanyakan apakah perusahaan terkait menyediakan jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan tersebut dapat berupa kartu BPJS, reimburse, atau asuransi lainnya. Ingat kesehatan pekerja adalah salah satu tanggung jawab yang wajib disediakan oleh perusahaan.

7. Fasilitas kerja yang proporsional.
Ketersediaan fasilitas kerja juga perlu menjadi perhatianmu ketika tertarik bergabung dengan sebuah perusahaan. Pilihlah perusahaan yang menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pekerjaanmu tersebut. Hal ini penting kamu pahami agar di tengah bekerja nanti kamu tidak harus menyediakan fasilitas penunjang pekerjaan yang harusnya disediakan perusahaan.

8. Aturan kerja yang sesuai dengan undang-undang.
Poin terakhir dari ciri perusahaan ideal adalah kantor tersebut harus mengikuti aturan yang diberlakukan Departemen Ketenagakerjaan. Maka dari itu sebelum bergabung pelajari dulu apa saja aturan yang ditetapkan perusahaan terkait. Seperti misalnya apakah jam kerja di sana memenuhi syarat yakni 40 jam per minggu untuk karyawan fulltime, jatah cuti 12 hari per tahun untuk karyawan , atau bagi perempuan dibolehkan mengambil cuti hamil bersalin, dan lain sebagainya. Jika semua aturan sudah dipenuhi maka itu pertanda bahwa perusahaan tersebut memang taat pada peraturan yang ada.

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star