Hastag Campus

Buat Mahasiswa Baru, Pertimbangkan 8 Hal Ini Sebelum Gabung Organisasi

Bergabung organisasi di kampus memang menyenangkan. Bertemu banyak orang dengan latar belakang berbeda-beda, menambah daftar pencapaian di CV yang akan berguna untuk melamar pekerjaan. Namun, terlalu aktif di organisasi juga tidak baik, lho. Karena organisasi cukup banyak menyita apa yang kamu punya.

Nah, buat kamu mahasiswa baru yang mau gabung organisasi, sebaiknya pertimbangkan dulu beberapa hal ini dengan baik biar gak kerepotan di tengah jalan.

1. Cari tahu dulu apa yang ingin kamu dapatkan
Pasti ada banyak alasan sebelum memutuskan gabung organisasi. Mulai dari karena minat dan ingin mengembangkan bakat, sekadar mengisi waktu luang, sampai cari eksistensi. Sebaiknya pikirkan juga apa yang ingin kamu dapatkan dengan gabung di organisasi, ya. Apa tujuanmu dan mengapa kamu gabung organisasi. Tentu biar gak sia-sia dan malah menambah kesibukanmu tanpa ada improve positif.

Baca juga: Baru Lulus Sidang Skripsi, Lakukan 5 Hal Ini Untuk Segarkan Pikiran

2. Organisasi bakal menambah waktu aktif kamu
Jangan berharap kamu bakal sering leha-leha saat weekend. Anak organisasi sering menggunakan dua hari itu untuk memaksimalkan kegiatan. Terlebih bagi yang memegang program pengabdian masyarakat, kamu bakal sering survei sana-sini. Belum lagi ada rapat di malam hari. Sudah jelas, waktu aktif kamu selain di kelas bakal bertambah jika kamu gabung organisasi.

3. Pengeluaran bulanan bakal membengkak
Tiap divisi di organisasi pasti punya program kerja. Agar bisa berjalan dengan baik, harus ada uang yang bisa menutup semua kebutuhan. Akan sulit jadinya kalau sudah ada konsep, tapi minim pemasukan. Mulai dari jual makanan, alat tulis, sampai pakaian. Jika kamu tidak pandai promosi dan menggaet pembeli, siap-siap saja kena denda. Kamu harus pandai mengelola uang bulanan agar tidak habis untuk kegiatan organisasi saja.

4. Mulai lebih memikirkan skala prioritas
Kegiatanmu jadi bertambah ketika kamu gabung organisasi. Banyak anak organisasi yang kerap mengeluh tidak bisa bagi waktu dan prioritas, bahkan urusan akademik sampai terbengkalai. Di sini kamu harus bisa membuat manajemen waktu dan skala prioritas yang baik. Semisal, ketika ada rapat sementara keesokan harinya kamu ada ulangan harian, perhatikan posisimu di forum rapat sebagai apa. Kalau kamu memegang peran penting alangkah baiknya datang dulu sejenak dan sampaikan apa yang harus disampaikan.

5. Siap keluar dari zona nyaman?
Bagi kamu yang merasa sulit beradaptasi dan introver, ini adalah hal yang cukup menantangmu. Membuat kamu siap tidak siap harus keluar dari zona nyaman ketika dihadapkan dengan berbagai kegiatan. Terkadang kamu perlu jadi orang lain sejenak agar bisa mengikuti arus kehidupan di organisasi yang kamu pilih. Tapi, jangan sampai terlena, menjadi diri sendiri tetap yang paling penting. Memang melelahkan, tapi kamu harus bertahan dan ingat tujuanmu bergabung di organisasi untuk apa.

Baca juga: Untuk Kamu yang Sedang Menunggu Panggilan Kerja, Manfaatkan Waktumu dengan Kegiatan Positif Ini!

6. Cermati lingkungan tiap organisasi
Lingkungan organisasi sangat menentukan kinerjamu. Sebisa mungkin kamu memilih organisasi dengan pengurus yang sekiranya dapat membuatmu betah, dan lingkungan yang tidak melawan prinsip juga kepribadianmu. Banyak mahasiswa pada akhirnya kecewa karena suasana internal organisasinya tidak sesuai harapan. Kamu bisa amati bagaimana orang-orang di tiap organisasi ketika masa magang. Meski tidak menjamin penuh, setidaknya kamu sudah punya gambaran oleh orang seperti apa organisasi itu dijalankan.

7. Gabung satu atau dua organisasi itu lebih baik
Beberapa mahasiswa baru sangat antusias dengan berbagai organisasi. Tidak jarang pula sampai ada yang mendaftar lebih dari setengah jumlah organisasi di fakultas. Padahal itu sama sekali bukan keputusan worth it. Yang ada kamu akan kewalahan mengatasi banyak kegiatan di satu waktu. Nah, sebaiknya kamu ikuti satu atau dua organisasi saja. Selain agar tidak terlalu lelah, fokus perhatianmu pun masih bisa dibagi dengan baik.

8. Pastikan kamu mendapat izin dari orang tua
Jangan lupa untuk meminta izin kepada orang tua sebelum daftar organisasi. Selain agar dapat doa dari orang tua, niscaya kamu tidak akan merasa berat saat menjalani kegiatan organisasi. Dengan begitu pula, orang tua tahu apa yang kamu lakukan di kampus adalah kegiatan yang positif guna mencari pengalaman dan relasi.

Nah, itu lah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum gabung organisasi. Biar gak banyak mengeluh setelah bergabung nantinya.

Sumber: Idntimes.com

2 replies to “Buat Mahasiswa Baru, Pertimbangkan 8 Hal Ini Sebelum Gabung Organisasi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star