Hastag Campus

Meski Tak Ada Biaya, 7 Cara Ini Bisa Membuatmu Kuliah Setinggi Mungkin

Banyak orang yang mendambakan kuliah setinggi mungkin demi masa depan yang lebih baik. Sayangnya, tidak semuanya bisa mewujudkan itu. Banyak sekali kendala mereka untuk bisa kuliah. Di antaranya adalah halangan biaya. Jika orangtua memang sudah tidak sanggup membiayai, mau apa lagi?

Kalau itu terjadi pada kamu, tak perlu khawatir. Kini sudah ada beberapa cara agar kamu tetap bisa kuliah, walaupun orang tuamu tak bisa membiayai.

1. Dengan student loans, kamu mendapat bantuan dana kuliah dan melunasinya saat telah bekerja.
Student loans adalah bantuan dari lembaga atau institusi tertentu bagi mahasiswa yang ingin membiayai kuliahnya beserta dengan biaya buku dan biaya hidup lainnya. Bisa dikatakan, bantuan ini berupa pinjaman. Jika mahasiswa tersebut sudah lulus dan mendapatkan pekerjaan, mahasiswa tersebut harus melunasi pinjaman tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Saat ini, ada banyak lembaga yang menawarkan student loans. Persyaratan dan mekanismenya pun beragam. Mulai dari pinjaman tanpa bunga, pinjaman berbunga, hingga pendanaan lewat crowdfunding. Kamu bisa cek situs Dana Didik atau Koperasi Jasa Siswa Bangsa yang digagas oleh Yayasan Sampoerna Foundation.

Baca juga: Buat Fresh Graduate, Terapkan 6 Hal Ini Agar Betah di Tempat Kerja

Sedangkan beberapa perguruan tinggi yang membuka student loans adalah Sekolah Bisnis Prasetya Mulya, Universitas Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pelita Harapan, Universitas Atma Jaya, Universitas Trisakti, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Bunda Mulia dan Sekolah Bisnis Institut Pengembangan Manajemen Indonesia.

2. Ada pula beasiswa yang memberi bantuan pendidikan tanpa harus mengembalikannya kelak.
Scholarship atau beasiswa adalah program bantuan pendidikan yang paling sering kita temui. Berbeda dengan student loans, beasiswa tidak mewajibkan penerimanya untuk melunasi pinjaman. Banyak sekali beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Seandainya kamu sudah mengincar kampus tertentu, kamu bisa langsung membuka situsnya dan mencari info soal beasiswa di sana.

Jika kamu mengharapkan beasiswa dari lembaga tertentu, kamu bisa mencoba Beasiswa Bidik Misi. Beasiswa ini memang ditujukan untuk lulusan SMA atau calon mahasiswa. Ada pula beasiswa yang bisa dilamar ketika kamu sudah diterima menjadi mahasiswa. Sebut saja Tanoto, Wardah, Beswan Djarum, PPA dan lainnya. Selain update dari situsnya langsung, kamu juga bisa sering-sering melihat papan pengumuman kampus atau menanyakan ke bagian TU kampus. Sebab, tidak semua beasiswa di-update melalui situsnya masing-masing.

3. Bekerja sambil ikut kuliah malam, kenapa tidak?
Kalau kamu ingin bekerja namun tetap menjalankan kuliah, ada alternatif kelas kuliah malam yang bisa dipilih. Beberapa perguruan tinggi juga menyebut kelas ini sebagai program kuliah karyawan, kuliah ekstensi, kelas karyawan, atau kuliah eksklusif. Kelas seperti ini cenderung lebih fleksibel karena dapat disesuaikan dengan waktu kerjamu.

Kini sudah banyak kampus membuka program kuliah malam, dengan beragam pilihan jenjang studi. Mulai dari D3, D4, S1, hingga S2. Sebut saja Universitas Mercu Buana, Universitas Nasional, Universitas Widyatama Bandung, Universitas Trilogi, Institut Bisnis Nusantara dan lainnya. Jika kamu sudah mengincar kampus tertentu, mencari infonya di situs resmi adalah langkah yang bijak.

Baca juga: 6 Hal Penting Ini Wajib Kamu Coba Setelah Berstatus Lulus Kuliah

4. Freelance sambil kuliah boleh juga dicoba. Toh waktunya memang lebih fleksibel.
Sudah bukan rahasia lagi kalau freelance (pekerja lepas) menjamin kebebasan waktu. Kamu bisa bekerja pada pagi, siang, sore, atau malam hari dari rumah. Itu semua disesuaikan dengan kebutuhan dan pintar-pintarnya kamu membagi waktu dengan kesibukan. Karena itu, freelance juga bisa dibarengi dengan kuliah.

Ada macam-macam pekerjaan freelance yang bisa kamu ambil. Tapi pekerjaan freelance yang belakangan ini sedang banyak dicari adalah fotografer, penulis dan desain grafis. Kamu bisa mendapatkan infonya dari situs Sribulancer.com dan Freelancer.com.

5. Part-time sambil kuliah sering jadi pilihan karena waktu kerjanya 4-5 jam per hari.
Part-time ini berbeda dengan freelance. Jika freelance bisa bekerja dari rumah, part-time tidak demikian. Dia harus datang ke kantor dan ada aturan jam kerjanya. Biasanya, part-time bekerja 4-5 jam sehari dan menggunakan jam kerja shift. Nah, di luar waktu 4-5 jam tersebut, bisa kamu pakai untuk kuliah.

Ada macam-macam part-time yang bisa dicoba. Mulai dari pelayan, kasir, penjaga toko, hingga parttime marketing. Kalau kamu ingin dapat referensi lowongan part-time yang oke, coba saja buka StudentJob atau Indeed.

6. Wirausaha sambil kuliah.
Punya bakat berdagang dan memasarkan? Kenapa gak coba jualan? Kamu bisa menjual dagangan seperti baju atau makanan. Tawarkan itu ke teman atau titipkan di kantin kampus. Selain itu, berdagang di internet juga sangat menggiurkan dan bisa menambah uang untuk biaya kuliah.

7. Ikut proyek saat kuliah.
Kadang-kadang, dosen atau kampus sering menjalankan proyek-proyek tertentu. Misalnya, penelitian. Jika mereka membuka kesempatan agar mahasiswa bergabung, mengapa tidak dicoba? Biasanya, kompensasi yang kamu terima lumayan kok!

Nah, kamu mau pilih yang mana nih?

Sumber: Idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star