Panduan Lengkap Dapat Skor IELTS 6.5, Gak Perlu Kursus Mahal Lho!

Punya sertifikasi tes pemahaman bahasa inggris internasional seperti IELTS adalah syarat mutlak yang harus kamu punya saat mau belajar ke luar negeri. Pasalnya, hampir setiap universitas mencantumkan persyaratan sertifikat ini bagi calon mahasiswanya; baik itu bentuk IELTS atau pun TOEFL-IBT. Selain sebagai persyaratan universitas yang kamu tuju, IELTS biasanya dipakai sebagai persyaratan beasiswa atau karyawan yang akan naik jabatan.

Sayangnya, biaya mengikuti tes IELTS tergolong tidak murah. Kamu perlu menyiapkan sekitar $205 atau minimal sekitar Rp2,9 juta dalam satu kali sesi tes. Buat kamu tipe orang yang terbiasa belajar dengan dibimbing, mengikuti les intensif IELTS supaya dapat skor tinggi bisa jadi pilihan. Dengan catatan, kamu tetap harus mengeluarkan biaya lagi untuk mengikuti kursus yang bisa jadi sepadan atau bahkan lebih dari biaya tes.

Sebenarnya, banyak pula dari mereka yang lolos dengan belajar sendiri tanpa pelatihan. Untuk itu, gak ada salahnya kamu simak trik dapat skor IELTS tinggi tanpa kursus seperti di bawah ini.

1. Ketahui dulu seluk beluk tes IELTS
Tes IELTS cukup berbeda dengan tes sertifikasi bahasa inggris lain seperti TOEFL IBT mau pun TOEFL ITP. Secara singkat, tes IELTS lebih mengarah ke pemahaman bahasa inggris, tidak terlalu banyak menghafal grammar, jawaban dalam bentuk tulisan, dan tidak ada pilihan ganda.

Untuk tes TOEFL ITP lebih mengarah ke preparation yang tipe soalnya seperti grammar dan struktur dalam bahasa inggris. Banyak pula hafalan serta pilihan ganda pada soal (sertifikat TOEFL ITP kurang dapat digunakan untuk meng-apply S2 ke luar negeri). Sedangkan untuk TOEFL IBT, kamu akan dihadapkan pada komputer langsung baik itu untuk tes reading, listening, writing, dan speaking.

Kenali dulu persyaratan sertifikasi bahasa inggris dari universitas atau beasiswa yang kamu tuju. Jika kamu cenderung tipe orang yang senang menghafal, kamu bisa ambil TOEFL IBT. Namun jika kamu tipe orang yang cenderung lebih suka memahami sesuatu dan punya kemampuan writing yang lebih, sebaiknya kamu ambil IELTS karena jawaban tes ini murni dalam bentuk kata yang kamu tulis.

Baca Juga: Ingin Lulus S1 Kurang Dari 4 Tahun, Terapkan 5 Hal Ini Saat Kuliah!

2. Gak perlu mencapai nilai tertingi, cukup tentukan skor yang kamu mau
Tes IELTS yang secara general merupakan English Proficiency Certificate sudah menjadi persyaratan wajib yang digunakan sebagai tolak ukur kelayakan mendaftar banyak hal, khususnya untuk sekolah ke luar negeri. Jadi rasionalnya, jika ingin belajar ke luar negeri harus punya skor IELTS tinggi sesuai universitas yang dituju.

Untuk itu, sebaiknya tentukan dulu universitas atau jenis beasiswa yang sedang kamu apply. Rata-rata institusi di Asia Timur seperti Jepang dan Korea mensyaratkan skor IELTS minimal 6,0-6,5 untuk keseluruhan. Berbeda dengan negara seperti Amerika Serikat yang rata-rata skor minimalnya ada pada kisaran 6.5-7 untuk tes IELTS.

Selain nilai keseluruhan, perhatikan pula apakah universitas yang kamu tuju punya batas minimal untuk setiap section seperti listening, reading, writing, dan speaking. Belanda memiliki nilai minimum untuk setiap aspek dengan kisaran angka 6 dan nilai total keseluruhan 6.5. Ada pula negara Swedia yang kurang memperhatikan nilai tiap aspek, asal nilai keseluruhan kamu harus diatas 6.5.

3. Buat jadwal sendiri, minimal 2-4 jam setiap hari
Setiap orang punya pola belajarnya sendiri, namun yang perlu kamu ingat bahwa perbanyak latihan soal adalah kuncinya. Misalnya nih, kamu punya waktu 1 bulan untuk mempersiapkan tes IELTS dengan membuat jadwal belajar selama 4 jam sehari. Kamu sudah mengantongi sekitar 120 jam untuk mengasah kemampuanmu secara otodidak. Untuk mencapainya memang butuh niat kuat, fokus, dan sebisa mungkin hilangkan setiap distraksi yang ada seperti sosial media.

Kalau belum apa-apa kamu sudah merasa berat dengan rencana seperti ini, coba tanyakan lagi kesungguhanmu; karena yang namanya sukses itu butuh kerja keras dan tindakan nyata. Jangan jadikan ini beban, justru kamu harus termotivasi untuk menaklukkan tantangan yang kamu buat. Berikan dirimu rewards setelah satu minggu melewati waktu belajar yang kamu canangkan. Itu akan membantu tetap fokus dan meneruskan ke minggu selanjutnya.

4. Cari sebanyak-banyaknya literatur untuk latihan soal
Untuk setiap sesi seperti speaking, listening, reading, dan writing punya bahan belajar yang berbeda-beda; kamu bisa mencarinya di internet atau beli buku khusus tes IELTS. Buku Cambridge 1-10 yang bisa kamu unduh sangat mirip dengan IELTS. Pada buku ini terdapat 40 kali tes untuk reading, listening, dan writing. Kamu bisa download audio untuk sesi listening di Youtube, biasanya banyak terdapat video untuk ujian listening sesuai buku Cambridge.

Untuk writing dan speaking, kamu bisa mencari materi dari ieltsbuddy.com. Pada website ini terdapat materi untuk writing yang membantu karena punya struktur untuk pola jawabannya. Kamu bisa tahu kosakata yang baik untuk membuat artikel dengan benar. Sedangkan pada sesi speaking, kamu bisa melatih pronounciation dengan merekam apa yang sudah dibicarakan pada saat speaking.

5. Tips ampuh belajar di section listening, fokus dan jawab mana yang kamu tahu
Pada sesi listening, kamu akan dihadapkan pada 40 soal dari native speaker podcast yang berisi potongan percakapan. Terdapat beberapa isian singkat dan pilihan ganda, waktunya bedurasi 30 menit. Selain pakai buku Cambridge IELTS Series, kamu bisa mengunduh latihan soal pada websites penyedia english podcast seperti british council.

Pada real test, usahakan jangan terlalu memikirkan pertanyaan yang sulit atau ragu-ragu untuk menjawab. Tulislah apa pun kamu tahu, lupakan, dan fokus pada pertanyaan selanjutnya.

6. Lain lagi di reading section, perbanyak membaca artikel ilmiah
Waktu untuk reading section adalah 60 menit, kamu akan diberikan 3 reading passages yang panjang dengan bahasan menjurus ke scientific. Ketiga bacaan ini digunakan untuk menjawab 40 soal bertipe pertanyaan singkat, benar-salah-tidak diberikan, dan mencocokkan. Bacalah secara komprehensif dan pahami betul setiap materi, untuk terbiasa melakukan ini kamu harus banyak-banyak membaca artikel ilmiah.

Baca Juga: Tips Khusus Buat yang Bingung Pilih Kampus Untuk Kuliah

7. Di sesi writing, harus perhatikan kesesuaian kalimat yang kamu buat
Pada sesi writing, kemampuanmu berpikir kritis akan diuji dengan cara bagaimana kamu mengemukakan pendapat pada soal yang diberikan melalui tulisan. Waktu yang diberikan adalah 60 menit, kamu diminta membuat dua tulisan untuk dua kasus. Untuk tulisan pertama biasanya akan diberikan gambar, diagram proses/batang/lingkaran. Kamu diminta untuk merangkum poin penting dan membuat tulisan minimal 150 kata.

Sedangkan untuk kasus kedua, kamu akan diberi topik lalu diminta untuk membuat esai minimal 250 kata. Tips untuk melewati sesi ini adalah memperhatikan kesesuaian antar kalimat yang kamu buat, rasionalitas tulisan, argumen dan pilihan kata yang kamu gunakan, serta tentunya ketepatan grammar. Meski terkesan hanya menulis, tapi akan sangat fatal ketika kamu menyepelekan sesi ini dengan tidak mengambil latihan menulis.

8. Banyak-banyak latihan di depan cermin dan lihat video di youtube supaya bisa lolos tahap speaking
Untuk sesi terakhir yaitu speaking, kamu akan berhadapan untuk berdialog dengan pewawancara. Pada tahap ini waktu yang diberikan sekitar 15 menit. Kamu akan ditanya tentang random topic yang berhubungan dengan keseharian.

Formatnya ada yang tanya jawab, ada juga yang bercerita. Pada sesi ini kamu bisa melihat contoh video untuk speaking IELTS di Youtube. Banyak-banyak pula latihan sendiri di depan cermin, maupun dengan bantuan orang lain untuk menyimak.

Banyak dari mereka yang dapat skor IELTS tinggi dengan cara belajar sendiri tanpa les intensif. Asal punya kemauan kuat dan tekun belajar sesuai yang rencakan, bukan gak mungkin kamu bakal dapat skor IELTS sesuai target.

Sumber: Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s