7 Trik Ini Membantumu Jadi Mahasiswa yang Mandiri Secara Finansial

Memiliki stabilitas keuangan secara mandiri adalah impian setiap orang, termasuk mahasiswa. Manfaatnya banyak. Mahasiswa bisa belajar mengatur keuangannya sendiri. Mereka juga bisa bekerja sembari sesekali merasakan gimana susahnya cari uang.

Biar mahasiswa gak terus bergantung uang saku dari orangtua, inilah tujuh trik yang patut dicoba.

1. Mencari beasiswa. Kalau bisa sih yang beasiswa penuh
Saat ini ada ribuan beasiswa yang tersedia di perguruan tinggi-perguruan tinggi. Tergantung mahasiswa saja nih bisa masuk kualifikasi persyaratannya atau tidak.

Di kampus negeri, ada beasiswa seperti Bidikmisi, dan BBM-PPA yang dialokasikan pemerintah. Ada pula beasiswa yang disediakan oleh lembaga swasta.

Belajar yang rajin, yuk! Biar dapet beasiswa. Lumayan kan ada yang membiayai uang kuliah kita?

2. Rajin-rajinlah mengikuti kompetisi
Ada ratusan atau bahkan ribuan kompetisi yang dapat diikuti oleh mahasiswa setiap tahunnya. Apapun levelnya, pemenang kompetisi pasti mendapatkan hadiah dari penyelenggara. Bila beruntung, biasanya pemenang memeroleh sejumlah uang.

Sering-sering deh ikutan kompetisi. Mungkin akan sedikit bersusah-susah di awal. Tapi, bila menang, wah, traktiran nih. Ups, harus hemat dan mandiri ya?

3. Menjadi guru les bisa jadi alternatif kegiatan sampingan
Sebagian mahasiswa mencari tambahan pemasukan dengan menjadi tutor bagi adik tingkatnya atau pelajar di sekolah menengah maupun dasar. Kapasitas akademik mahasiswa dianggap mumpuni untuk berbagi ilmu yang pernah mereka pelajari di sekolahnya dulu.

Bahkan, sering lho ada mahasiswa yang punya banyak murid, entah di lembaga kursus maupun privat. Pemasukannya lumayan lah untuk keperluan rutin.

4. Menulis di media massa
Mahasiswa mana sih yang gak pernah mendapat tugas bikin paper dari dosen? Bila tugas dari dosen dimanfaatkan betul, mereka akan terbiasa membuat tulisan ilmiah berbasis literatur akademik.

Cobalah untuk menulis bergenre ilmiah populer. Lalu kirimkan ke media massa. Bila tulisanmu dimuat oleh pihak redaksi media yang bereputasi, biasanya kamu akan mendapatkan uang saku.

Biasanya, uang saku cuma dianggap bonus karena karya yang diakui itu lebih penting.

5. Ada banyak jalan untuk berwirausaha
Mahasiswa bisa ikut berbisnis baju, asesoris, kuliner dan banyak lagi. Manfaatkan jejaring media sosial dan pertemananmu untuk meraih keuntungan. Yang penting halal.

Gak sedikit lho mahasiswa sekarang yang punya usaha sampingan dan berhasil sukses. Saat sudah lulus, kamu tak perlu repot mencari pekerjaan.

6. Jadi asisten dosen, siapa takut?
Asisten dosen adalah salah satu posisi yang diincar mahasiswa di bangku kuliah. Dosen yang punya seabrek tugas biasanya memerlukan asistensi mahasiswa guna meringankan beban kerjanya. Mereka bisa membantu kegiatan belajar mengajar, ikut serta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, bahkan ikut melakukan penelitian.

Kalau dosennya banyak proyek dan gak pelit, bukan gak mungkin mahasiswa mendapat tambahan uang saku.

7. Mengikuti magang kerja atau bekerja paruh waktu
Di luar enam poin sebelumnya, ada banyak lowongan magang atau bekerja paruh waktu yang dapat dimanfaatkan mahasiswa. Mengikuti magang atau bekerja paruh waktu banyak untungnya lho.

Mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman profesional lebih awal dibandingkan rekan-rekan sebayanya. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemasukan yang stabil.

Itulah ketujuh trik yang patut dicoba agar kamu dapat menjadi mahasiswa yang mandiri secara finansial. Sudah siap jadi mahasiswa yang mandiri?

Sumber: Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s