Hobi Berorganisasi di Kampus? Cek 9 Tips Ini

Hai mahasiswa kura-kura! (kuliah-rapat-kuliah-rapat). Organisasi di kampus, entah itu Badan Eksekutif/Legislatif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa jurusan, dan lain sebagainya, adalah tempat kita belajar bekerja dalam kelompok. Banyak banget softskills yang akan kita dapatkan. Meskipun lelah, tapi semua jerih payah memberikan kita pelajaran yang berharga untuk bekal di masa depan.

Selain itu, di kampus kita menjalani organisasi dengan resiko cukup rendah, karena ketika kita melakukan kesalahan secara umum masih ada institusi yang menaungi kita, yaitu kampus kita sendiri. Namun, masih ada tata cara dan aturan yang harus dijalani sebagai anggota organisasi, sehingga kita harus melakukan penyesuaian diri. Kira-kira, apa saja yang perlu kita lakukan dalam menghadapinya?

1. Kenali otoritas.
Saat kamu menjalani kehidupan organisasimu, kamu harus paham benar siapa yang memegang kendali. Kamu harus mengetahui sebesar apa hakmu disana, dan kepada siapa kamu harus bertanggung jawab. Jangan sampai, tindakan yang kamu lakukan melangkahi batasan tersebut. Mungkin kalian juga teman di luar organisasi, namun pastikan profesionalitas tetap berjalan.

2. Pahami gaya kepemimpinan yang ada dalam organisasimu.
Setiap organisasi gak tentu memiliki gaya kepemimpinan yang sama. Jadi ketika kamu berpindah organisasi pun dan merasakan suasana yang berbeda, jangan langsung protes. Bisa jadi gaya kepemimpinannya bukan buruk, tapi kamu hanya nggak terbiasa. Kamu bisa menyarankan perubahan, tapi nggak perlu memaksakannya.

3. Lalu, kenali jobdesk masing-masing.
Jangan sampai kamu tidak mengerjakan tugasmu hanya karena kamu nggak paham kalau itu tugasmu. Perjelas di awal batasan tugasmu dan tugas divisi lain. Jangan sampai juga terjadi tumpang tindih atau bahkan mengambil alih tugas orang lain.

4. Mengetahui dan memperhatikan alur komunikasi.
Di samping jobdesk, kamu perlu perlu mengetahui dengan siapa kamu berhak menyalurkan informasi. Kadang mungkin kamu perlu menginformasikan sesuatu dengan cepat pada pihak tertentu, namun selalu cek, apakah ada baiknya jika kamu membiarkan koor atau atasanmu tahu terlebih dahulu?

5. Bukan soal “aku” tapi “kita”.
Organisasi adalah kumpulan berbagai manusia, bukan satu orang saja. Keputusan yang diambil tentunya untuk kepentingan bersama. Jangan marah apabila pendapatmu tidak diterima oleh anggota lainnya. Otak bersama, tentunya segala sesuatu perlu disetujui bersama juga. Setiap orang berhak mengeluarkan aspirasi, tapi tidak berhak menuntutnya untuk diterima.

6. Konflik itu wajar, tapi pertahankan profesionalitas.
Jika memang pendapatmu dengan rekanmu bertentangan dan terjadi konflik, usahakan konflik tersebut sebatas konflik kerja saja. Di luar, tetaplah bersikap sebagai teman. Jangan sampai organisasi menghancurkan hubungan pertemanan, terlebih yang sudah dibangun sejak lama. Cocok sebagai teman nggak selalu cocok sebagai rekan kerja, kok.

7. Jangan mendengarkan untuk menjawab.
Ini nih yang bahaya. Perlu diakui, kadang kita tergoda untuk selalu menjawab agar kita terlihat sebagai individu dengan ide yang brilian. Namun, sebenarnya ketika kita mendengarkan untuk menjawab, otak kita terfokus untuk berpikir hingga informasi yang kita terima bisa-bisa tidak lengkap atau tidak sesuai konteks. Jangan sampai malah malu karena jawabanmu jadi nggak relevan.

8. Perhatikan bahasa yang kamu gunakan.
Dalam konteks organisasi, mungkin kamu masih bisa memakai bahasa sehari-hari untuk menumbuhkan kekeluargaan dan kenyamanan berorganisasi. Namun, ketahui juga kapan kamu perlu menggunakan bahasa formal, terutama ketika berkomunikasi dengan pihak lain. Jangan sampai hanya karena bahasa kamu dianggap remeh atau tidak profesional.

9. Sampaikan segalanya secara asertif.
Jika kamu memiliki rasa nggak nyaman dengan cara kerja atau sikap seseorang, atau apapun, komunikasikanlah. Jangan dipendam, nanti kamu nggak nyaman bekerja disana. Tapi, lakukan tanpa bawa emosi dan tetap profesional, ya. Selain itu, siapa tahu keterbukaanmu menjadi awal perubahan positif bagi orang lain?

Itulah segelintir tips untuk kamu berorganisasi dengan nyaman di kampus. Semoga kehidupan berorganisasi kamu menyenangkan!

Sumber: Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s