5 Tips Menulis Esai Biar Sukses Masuk ke Kampus Idamanmu

Ingin kuliah di universitas kelas dunia? Jika iya, maka kamu wajib tahu bagaimana cara menulis esai yang baik dan menarik. Hal utama yang harus kamu pahami adalah apa yang diinginkan oleh staf penerimaan dari esai yang kamu tulis.

Tetapi, tidak hanya itu. Berikut ini ada lima kiat menulis esai yang perlu kamu ketahui agar dapat lolos seleksi masuk ke universitas idamanmu.

1. Anggap esai sebagai megafon atau TOA
Esai tidak hanya berisi resume tentang semua hal yang pernah kamu lakukan, tetapi esai juga dapat menjadi media untuk menyuarakan ambisi dan pandanganmu tentang dunia.

Jangan ragu untuk mengungkapkan pandanganmu tentang perkembangan pendidikan saat ini atau isu-isu sosial yang sedang hangat, lalu sertakan langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk memecahkan masalah sosial tersebut.

2. Tunjukkan karaktermu
Salah satu aspek penting ketika menulis esai adalah menuangkan karakter diri ke dalam esai. Coba ceritakan kisah dan nilai-nilai diri dengan penuh semangat. Kamu juga dapat menyelipkan sedikit humor ke dalam esai melalui anekdot pribadi (cerita singkat yang lucu dan menghibur) yang menunjukkan karaktermu.

“Esai yang bagus selalu kaya dengan anekdot dan mencerminkan kepribadian penulisnya, sehingga akan menonjol di antara esai-esai yang lain,” Hafeez Lakhani, pendiri Lakhani Coaching (lembaga kursus untuk persiapan masuk universitas).

3. Utarakan motivasi dan minat secara rasional
Ungkapkan semua motivasi dan minat belajarmu dengan rasional, tanpa perlu melebih-lebihkannya. Jelaskan secara lugas mengapa kamu ingin belajar di perguruan tinggi ini daripada di kampus lain.

Sertakan alasan mengapa sekolah, kurikulum, suasana sosial, lokasi, dosen, atau sejarah sekolah menjadi faktor penting dalam menentukan kampus pilihanmu.

4. Tawarkan kontribusimu untuk universitas
Anggota staf penerimaan calon mahasiswa baru ingin tahu bagaimana kamu berkontribusi untuk membuat universitas menjadi lebih baik. Pada umumnya, staf penerimaan akan melihat apa saja kontribusi yang sudah kamu berikan untuk lingkungan sekitarmu, seperti melakukan pekerjaan sukarela atau ikut serta dalam kegiatan komunitas sosial tertentu, dan kegiatan lainnya.

5. Check & recheck
Setelah esai selesai ditulis, biarkan esai itu tersimpan di komputermu untuk sesaat. Berikan waktu pada dirimu sendiri untuk menyegarkan suasana, setidaknya satu atau dua jam. Lalu coba baca kembali esai itu dengan perspektif yang baru agar kamu bisa mengembangkan lebih luas isi dari esai tersebut, seperti dikutip dari College Express.

Selanjutnya, tahap terakhir yaitu mengecek keseluruhan isi esai. Mintalah teman, guru atau orang tua untuk mengoreksi tulisanmu. Selain untuk mengecek kesalahan tulis, saran dari mereka juga akan berguna untuk membuat esaimu menjadi lebih menarik lagi.

Poin penting dari lima kiat di atas adalah menjadikan esai sebagai daya tarikmu. Jangan takut untuk mengembangkan pandangan dan pemikiranmu ke dalam esai yang kamu tulis.

Tonjolkan karakter dirimu ke dalam esai tersebut karena itulah yang akan menjadi pembeda di antara esai-esai yang lain. Good luck!

Sumber: Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s