5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Jika Proposal Skripsi Ditolak Penguji

Setiap kampus memiliki kebijakan masing-masing dalam menetapkan peraturan untuk mahasiswanya yang sedang menjalankan skripsi. Biasanya ada 2 sidang yang dilewati oleh mahasiswa sidang pertama yaitu sidang proposal lalu dilanjutkan dengan sidang skripsi.

Biasanya sidang proposal terdiri dari 3 bab yaitu bab I II dan III. Sidang ini menentukan apakah judul atau penelitian kamu layak dilanjutkan untuk ke bab selanjutnya. Tetapi sayangnya skripsi merupakan hal yang tidak mudah.

Tak jarang tiba-tiba penguji menyarankan untuk merevisi proposalmu. Bahkan ada yang menyarankan untuk mengganti judul yang sudah kamu tetapkan. Padahal judul itu sudah kamu diskusikan dengan pembimbingmu.

Tapi jangan menyerah! Lakukan 5 hal ini kalau kamu mengalaminya.

1. Jangan panik berkepanjangan
Wajar aja sih kalau kamu panik karena dengan waktu yang sedikit kamu harus mengulang dari awal, ditambah lagi melihat temen-temanmu yang proposalnya disetujui mereka tinggal melanjutkan bab selanjutnya, sedangkan kamu harus mengulang dari Bab I.

Tapi panik gak akan membuat skripsimu selesai kamu harus tetap optimis dan mengumpulkan niat dan energi untuk memulainya kembali.

2. Mintalah saran kepada penguji dan dosen pembimbingmu
Saat proposalmu gak disetujui pasti pikiran kita langsung berantakan, tapi jangan lupa untuk memastikan bahwa kali ini kamu harus benar-benar berhasil. Selain berkonsultasi dengan pembimbing, kamu juga bisa bertanya kepada pengujimu apa yang sebaiknya kamu pilih untuk judul skripsimu.

Tak jarang mereka dengan senang hati sharing dan berbagi pengalaman denganmu.

3. Buatlah jadwal khusus mengerjakan skripsi
Karena waktumu tergolong singkat pergunakan waktumu sebaik mungkin. Buatlah jadwal dan target kapan bab I.II,III,IV dan V harus kamu selesaikan. Segera buat beberapa pilihan judul dan diskusikan lagi dengan pembimbing.

Jika sudah disetujui segera buat surat riset hindari menunda nunda membuat surat riset. Itu adalah kunci agar kamu bisa melakukan wawancara atau menyebarkan kuesioner dan tidak semua kampus cepat dalam memproses surat riset.

Jangan lupa untuk meyakinkan dirimu untuk benar-benar menjalankanya sesuai dengan target dan jadwal yang sudah kamu buat. Bahkan lebih baik jika lebih awal dari jadwal yang kamu rencanakan.

4. Jaga hubungan dan relasimu bersama dosen pembimbingmu
Pada saat-saat genting seperti ini sebaiknya kamu harus berhati-hati menjaga perasaan dosen pembimbingmu. Jangan sampai membuatnya kesal karena kamu masih sangat membutuhkannya. Tak terkecuali untuk mendapatkan tanda tanganya sebagai tanda persetujuan, apalagi jika dosenmu memiliki sifat sensitif.

5. Terus bersemangat karena perjuanganmu akan terbayarkan dengan prosesi wisuda
Wisuda bisa jadi alasanmu untuk tetap melaju. Kamu tentu ingat target wisuda yang sudah pernah dibuat. Jadikan itu sebagai penyemangat. Judul proposal ditolak bukan berarti langkahmu terhenti. Masih ada banyak jalan kok yang bisa dilalui.

Selamat berjuang ya!

Sumber : Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s