Tips Belajar di Dunia Perkuliahan

Nah, pada kesempatan ini kami akan mencoba memberikan tips cara belajar untuk anak kuliahan yang tentunya berbeda 180 derajat dengan ketika Anda masih duduk di bangku SMA

Baca buku teks
Saat SMA, Anda dimanja dengan buku pelajaran berbahasa Indonesia. Selain itu, Anda di-“paksa” untuk membaca buku tertentu. Sementara di bangku kuliah, Anda diperhadapkan dengan buku teks berbahasa Inggris serta referensi yang banyak. Misalnya untuk Fisika Dasar saja, buku teks yang bisa dibaca mencapai 4-5 judul.
So, harus ada kemauan dari Anda untuk membaca buku teks tersebut. Memang perlu penyesuaian di awal-awal, tapi lama-lama juga akan terbiasa.

Perhatikan silabus kuliah
Silabus kuliah adalah uraian dari dosen mengenai rencana perkuliahan. Hal ini terutama sub-bahasan apa saja yang nantinya akan masuk di ujian.
Nah, informasi ini sangat berharga untuk Anda, karena tidak semua bahasan yang ada di buku teks akan dipelajari di kuliah tersebut. Tentunya hal ini akan membuat belajar Anda menjadi lebih terarah.
Selain itu, silabus dapat menjadi acuan Anda untuk bisa belajar duluan sebelum dosen menjelaskan sebuah sub-bahasan. Dengan cara ini, Anda memiliki landasan

ilmu terlebih dahulu sebelum mendapat pengajaran dari dosen.

Ketika konsep menjadi nomor satu
Lupakan cara pengerjaan soal di SMA. Di SMA Anda cenderung untuk menghafal “Jika soalnya seperti A, maka Anda ngerjainnya pakai cara B lalu pakai rumus C lalu masukan angkanya dan voila Anda dapat jawabannya”.
In University, it is not rarely happen. Konsep menjadi nomor satu dan latihan soal adalah cara Anda untuk menguji konsep, bukan menghafal cara dan rumus mana yang harus dipakai.
So, perbanyaklah memperlajari konsep lalu kemudian berlatih dengan soal-soal.

Lupakan sistem kebut semalam
Di SMA, masih mungkin untuk “besok ulangan lalu belajar malam ini”. Sukur-sukur kalau nilainya melebihi batas bawah, kalau tidak harus remedial. Bahkan ketika remedial pun masih belajar satu malam sebelumnya (karena soalnya cenderung akan dipermudah).

Well, kalau di perkuliahan, sistem seperti ini tidak dianjurkan. Untuk mendapat nilai akhir, Anda harus melewati paling sedikit dua kali ujian (UTS dan UAS). Dan ketika dua ujian tersebut, cakupan bab nya pun lebih banyak ketimbang di SMA yang hanya satu ulangan = satu bab.
Maka, Anda harus belajar dengan cara mencicil, usahakan setiap hari membaca ulang bahan kuliah di hari tersebut. Lalu rajin-rajinlah membaca ulang konsep serta latihan soal. Sistem belajar seperti ini akan sulit dilakukan kalau “sistem kebut semalam” (belum lagi ditambah stress besok akan ujian).

Hati-hati dalam memilih teman bergaul
Tips yang terakhir ini menjadi tips yang melibatkan orang lain. Hati-hatilah dalam memilih teman bergaul. Bukan berarti sok jual mahal atau sombong, tapi Anda boleh berteman dengan siapa saja, tapi tidak bergaul dengan siapa saja.

Contoh: kalau Anda punya teman bergaul yang suka maen game sampe subuh dan nginep di tempat game online, maka Anda cenderung akan demikian.
Contoh lainnya kalau Anda punya teman bergaul yang suka bolos kuliah lalu nitip tanda tangan absen, lama-lama Anda juga akan demikian. Kalau Anda bergaul dengan mereka yang tidak menggunakan jam kosong dengan baik, ya lama-lama Anda juga akan ikut-ikutan.

Itulah beberapa tips yang sudah kami rangkum untuk Anda, semoga bermanfaat dan semangat belajar!

Sumber : Seputarmahasiswa.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s