Lebih Berharga dari IPK, 5 Keuntungan Jika Kamu Aktif di Organisasi

Kehidupan di kampus memang sangat beragam, kalian akan bertemu dengan beragam organisasi, komunitas dan kegiatan mahasiswa yang lainya. Mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut mungkin bisa menjadi refreshing disela-sela banyaknya tugas dari dosen.

Namun terkadang ada juga mahasiswa yang tidak mau mengikuti kegiatan apapun di kampus karena ingin fokus pada akademiknya. Nah kemudian, pentingkah mahasiswa ikut organisasi dan kegiatan mahasiswa? Apa manfaat yang didapat jika ikut kegiatan tersebut? Mari kita simak ulasannya berikut.

1. Mengasah Soft Skill
Hard skill adalah kemampuan yang didapat dari kegiatan sehari-hari di kelas yang sesuai dengan jurusan kalian. Misalnya, kemampuan dalam bidang elektronika, bidang komputer, bidang manajemen, politik dan lain-lain. Mempunyai hard skill adalah kewajiban bagi setiap mahasiswan karena memang itu yang diajarkan setiap hari oleh dosen di kelas.

Namun yang sering dilupakan adalah soft skill, yaitu kemampuan kalian untuk manajemen diri kalian sendiri dan manajemen orang lain. Contohnya adalah bekerja dalam tim dan mengatur sebuah kepanitiaan.

2. Menambah pengalaman
Sudah pasti jika kalian mengikuti banyak organisasi maka semakin banyak pula pengalaman yang diperoleh. Pengalaman dalam organisasi bisa menjadi nilai tambah untuk Curriculum vitae (CV) kalian. Dan tentunya akan menjadi hal yang dipertimbangkan oleh HRD saat kamu melamar pekerjaan, artinya kamu dianggap sudah punya pengalaman dalam bekerja kelompok, alias punya softskill.

3. Membangkitkan jiwa sosial
Menjadi salah satu peran fungsi mahasiswa sebagai agent of change, sesuai dengan artinya agen perubahan, kalian sebagai mahasiswa juga berperan sebagai agen perubahan untuk masyarakat. Dalam suatu organisasi biasanya ada program kerja seperti bakti sosial maupun pengabdian kepada msyarakat, itu bisa menjadi wadah bagi kalian untuk meningkatkan jiwa sosial.

4. Memperbanyak relasi
Dengan mengikuti organisasi kamu akan bertemu dengan banyak orang baru, entah itu dari jurusan lain atau mahasiswa kampus lain. Tak menutup kemungkinan juga kalian akan bertemu dengan aktivis, pejabat, direktur dan orang penting lainnya.

5. Refreshing dari tugas-tugas akademik
Sudah tidak bisa dimungkiri lagi jika tugas dari dosen membuat mahasiswa jenuh, berorganisasi setidaknya bisa mengalihkan pikiran dari tugas yang diberikan dosen. Bertemu dengan orang lain walaupun hanya berbicara ringan bisa menurunkan stress kalian.

Itu keuntungan menjadi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kampus. Masih ingin menjadi mahasiswa kupu-kupu di kampus?

Penulis : Thalibarrifqi
Sumber : Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s