Tips Khusus Buat yang Bingung Pilih Kampus Untuk Kuliah

Saat tiba masa mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi, sebagian besar calon mahasiswa kerap bingung untuk menentukan pilihan kampus yang ingin dituju. Mau kampus ini tapi begitu, mau kampus itu tapi begini. Kesudahannya tenggat waktu pendaftaran hampir habis tapi keputusan belum dibuat juga. Dulu saya kayak gitu, apa kamu mengalami hal yang sama?

Tapi itu masih wajar kok Sob, jadi gak usah tertekan.

Ketika sudah menyelesaikan pendidikan menengah, bisa dibilang seseorang sudah cukup dewasa untuk menentukan pilihan hidup sendiri, termasuk ke kampus mana ia harus mendaftar. Ya, jangan cuma ikutin apa kata papa atau mama, atau orang terdekat lainnya. Toh yang jalani nanti kita, bukan mama/papa/tante atau siapapun.

Jadi, sebaik mungkin pilihan itu dibuat atas kesadaran diri sendiri, bukan paksaan orang lain.

Lalu, biar kamu gak bingung ada beberapa tips kecil versi Pelajar.me yang bisa kamu pakai untuk menghilangkan kebingunganmu dalam memilih kampus yang ingin kamu tuju. Baca secara seksama ya..

#1 Jangan dahulukan gengsi, mutiara di kubangan pun tetap mutiara
Ada banyak orang yang harus menganggur 1 tahun (tidak kuliah) gara-gara gengsinya. Pas SNMPTN/SBMPTN pilih kampus-kampus yang favorit gila, yang saingannya super duper banyak. Ya jelas semua orang bersaing, iya kalau kita mampu berjuang keras dan punya modal yang cukup. Tapi gimana kalau gak?

Mereka yang mengutamakan gengsi seringkali dibutakan nama besar kampus lho, alhasil yang penting kampus itu mau jurusan apapun. Hei, selain kampus, jurusan itu juga penting. Kalau pikirannya gitu, pun akhirnya kamu bisa masuk ke kampus favorit tapi dengan jurusan yang daya serap di dunia kerjanya kecil, alhasil akan malu juga. Bayangin deh kalau udah tamat, belum kerja, kemudian ada orang yang nyelutuk “Udah lulusan kampus bergengsi tapi masih belum kerja juga”. Sakit gak sih?

Oleh karena itu, gengsi itu gak boleh didahuluin teman, coba pikirkan masa depanmu dulu, lagian kalau memang sudah dasarnya mutiara di kubngan pun akan tetap bersinar dan bermakna. Di kampus mana pun tidak akan jauh berbeda, yang penting kamu yang menjalaninya.

#2 Jika benar pengen kuliah, carilah kampus dengan peluang yang besar
Lanjutan dari poin pertama, jangan dahulukan gengsi tapi dahulukan peluang. Niat yang benar untuk kuliah itu bukan untuk gaya-gayaan, teman. Tapi gimana kita bisa memenuhi standar minimal dunia kerja dan mencari modal sebaik mungkin. Sebelum memilih kampus kamu mesti kepo dulu, cari berapa daya tampungnya, berapa peminatnya. Peluang yang besar tentu akan membantumu masuk lebih mudah dibanding yang kecil.

#3 Track record kampus yang akan dipilih harus dipertimbangkan juga
Selanjutnya, ketika kamu sudah punya beberapa pilihan, cari tahulah mengenai rekam jejak kampus yang akan kamu pilih itu. Ini demi masa depan, jangan sampai masuk ke kampus yang belum terlalu matang. Sudah berapa lama kampus itu berdiri? Apa saja yang sudah dicapainya? Bagaimana kiprahnya di dunia nasional dan internasional dan sebagainya.

#4 Lihat akreditasi serta sepak terjang alumni dari kampus tersebut
Rekam jejak dari kampus tertentu dapat diwakili oleh akreditasi yang diberikan kepadanya. Lembaga akreditasi kampus di Indonesia itu Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), di sana kamu bisa melihat akreditasi kampus yang ada di Indonesia, selain itu kamu juga bisa lihat akreditasi jurusan/prodi yang kamu inginkan. Akreditasi ini penting lho, karena kalau akreditasinya bagus (paling tidak B) maka kampus terkait pasti punya fasilitas yang baik, tenaga pengajar yang bagus dan sebagainya.

Selain akreditasinya, kamu juga perlu perhatikan kiprah alumni dari kampus tersebut. Apa saja pencapaiannya. Bagaimana serapan mereka di dunia kerja. Apa sudah ada alumni kampus itu yang menjadi profesional, jadi tokoh nasional dan sebagainya. Kiprah alumni akan sangat menolong untuk membangun kepercayaan dunia kerja terhadap lulusan kampus tertentu, dan lagi alumni dapat membantu ketika kamu sudah lulus kuliah nanti.

#5 Pertimbangkan biaya yang akan kamu keluarkan dan kemampuan keluargamu
Pada dasarnya setiap kampus negeri punya biaya pendidikan yang tidak terlalu mahal, tapi ada pengecualian untuk kampus-kampus yang sudah otonom dengan status Perguruan Tinggi Negeri Bebadan Hukum (PTN-BH). Kampus yang berstatus PTN-BH sudah dianggap mandiri sehingga bantuan dari pemerintah dikurangi, oleh karena itu mereka kerap menaikkan biaya pendidikan–ya, meskipun masih ada keringanan dan beasiswa sih di situ. Dan yang yang juga cukup penting adalah ketika kamu memilih kampus yang jauh dari kampung halaman kamu pasti akan membutuhkan biaya lebih. Oleh karena itu pertimbangkan juga biaya dan kemampuan keluargamu. Cari beasiswa jika bisa.

#6 Perkirakan apakah kamu kuat untuk menjalani jika Tuhan izinkan diterima di situ
Sebenarnya kuliah jauh-jauh sih gak masalah, tapi ada juga anak yang susah jauh dari orangtua dan keluarga besarnya. Banyak sebab. Bisa karena emang anak kesayangan atau mungkin karena punya masalah kesehatan dan sebagainya. Oleh karena itu, bagian ini juga harus dipertimbangkan daripada hanya ikut teman atau mendahulukan gengsi gitu.

#7 Selalu siapkan pilihan kedua, karena tidak semua hal berjalan sesuai rencana
Terakhir, pada dasarnya manusia cuma mampu berencana kan ya. Dan lagi, yang pengen kuliah itu bukan cuma kamu aja. Selalu siapkan pilihan kedua yang rasanya bisa kamu raih ketika pilihan pertamamu tidak tercapai. Jujur, penulis sendiri lulus di pilihan kedua, tapi gak pernah nyesel. Bahkan sekarang bersyukur banget, soalnya apa yang kita anggap baik belum tentu baik bagi kita, Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik buat kita. Pun jika pada akhirnya kamu belum bisa kuliah di tahun ini, tetaplah berbaik sangka pada-Nya, Dia punya sesuatu yang lebih baik yang sedang disiapkan-Nya untukmu.

Memilih kampus tempat kuliah itu termasuk satu keputusan penting dalam kehidupan kita, sebaik mungkin jangan tergesa-gesa dan memilih tanpa pikir panjang. Semoga beberapa tips di atas mampu menghilangkan kebingunganmu dalam memilih kampus yang ingin kamu tuju. Tapi jika masih bingung juga, kamu bisa tulis komentar di bawah kok. Saya akan membalasnya.

Semoga berhasil!

Penulis : Fadli
Sumber : Pelajar.me

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s