7 Ilmu Ini Ternyata Juga Menggunakan Penerapan Matematika Lho

Matematika adalah salah satu ilmu tertua dalam sejarah manusia. Matematika menjadi salah satu ilmu yang membantu perkembangan peradaban manusia. Secara umum matematika didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang struktur, ruang dan perubahan, dan pola.

Baik secara sadar maupun tidak, ilmu matematika telah di terapkan dalam hampir seluruh disiplin ilmu. Mulai dari ilmu eksakta seperti Fisika dan Kimia atau yang biasa kita kenal sebagai pelajaran MIPA selama masa SMA hingga ilmu-ilmu lainnya yang bahkan kita sendiri secara tidak sadar telah menerapkan matematika di dalamnya.

Berikut ini adalah daftar-daftar penerapan matematika dalam berbagai ilmu yang mungkin tidak kamu sadari.

1. Musik
Apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata merdu? Apakah kesesuaian melodi, nada-nada yang selaras, suara dengan ciri khas tersendiri, nada yang tinggi? Banyak hal yang menjadi aspek penilaian merdu atau tidaknya suatu musik. Dan tahukah kalian bahwa musik adalah salah satu ilmu yang seringkali menerapkan Matematika tanpa kita sadari.

Untuk menghasilkan suatu nada yang bagus, nada harus ada di frekuensi terentu dan diperlukan nada-nada dengan rentangan tertentu. Kumpulan nada-nada dengan interval tertentu tersebut akan menyusun tangga nada yang memiliki pola yang khas. Salah satu contohnya adalah tangga nada kromatik, yaitu nada-nada C-D-E-F-G-A-B yang biasa kita lihat di teori dasar musik atau chord lagu-lagu favorit kita.

2. Arkeologi
Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sejarah dan budaya suatu peradaban manusia dengan meneliti benda-benda yang ditinggalkan oleh peradaban tersebut. Para Arkelolog biasanya melakukan penelitian di situs-situs kuno seperti candi, piramida, dan tanah-tanah bekas timbunan suatu peradaban. Bila dilihat sekilas ilmu ini adalah penerapan dari disiplin ilmu Sejarah, Antropologi, dan Geografi. Tetapi, ternyata Matematika juga diterapkan di dalam ilmu ini.

Salah contoh penerapannya adalah proses pengkuran seberapa tuanya suatu artefak yang telah terkubur atau terbengkalai di suatu tempat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan uji karbon ataupun dengan teknik stratigrafi. Kedua cara ini menggunakan rumus-rumus matematika. Misalnya, dengan metode bentang tali yang digunakan dalam Stratigrafi yaitu dengan cara mengukur kemiringan dan patahan suatu tanah untuk mengetahui banyaknya lapisan dalam tanah tersebut.

3. Hukum
Bila kita mendengar kata Hukum, kita biasanya berpikiran bahwa ilmu hanya akan mempelajari tentang Undang-Undang, menghafalkan konstitusi, menghafal undang-undang dan sebagainya. Namun, ilmu hukum ternyata lebih dari itu. Ilmu hukum juga menerapkan matematika di dalamnya.

Baik secara sadar maupun tidak, ilmu hukum seringkali menggunakan teori logika matematika dalam praktiknya. Logika matematika itu sendiri mempelajari tentang cara penarikan kesimpulan yang sistematis serta cara menentukan negasi atau pengecualian dalam suatu argumen/premis. Logika matematika ini sendiri sudah seringkali diterapkan dalam ajang debat dan juga sebagai pengacara dalam pengadilan.

4. Kriminologi
Bila kamu adalah penggemar Sherlock Holmes, kamu mungkin tidak akan asing dengan ilmu yang satu ini. Kriminologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tindak-tindak kriminal, penyebab-penyebab seseorang dalam melakukan tindakan kriminal dan modus-modus yang digunakannya.Ilmu ini seringkali diterapkan dalam bidang kepolisian dan detektif-detektif dalam mencari tersangka dalam suatu tindak kejahatan.

Sherlock Holmes adalah salah satu contoh tokoh fiksi yang memiliki penerapan kriminologi yang sangat baik. Tokoh karangan Sir Arthur Conan Doyle ini seringkali menggunakan deduksi dalam tindakannya mencari tersangka. Dan deduksi sendiri menggunakan teori logika matematika dalam pengambilan kesimpulannya.

5. Seni lukis dan fotografi
Seni lukis adalah ilmu yang mengolah suatu media dua dimensi menjadi suatu bentuk atau gambar dengan kesan terentu. Penerapan matematika yang paling terkenal di dalam seni lukis namun hanya sedikit yang mengetahuinya adalah teori mengenai matematika golden ratio.

Adalah suatu pola yang ditemukan oleh Fibonacci, yang bila ditarik suatu garis akan membentuk sebuah pola menyerupai sebuah spiral tak hingga yang unik. Hampir semua gambar dan lukisan terkenal memiliki golden ratio di dalamnya, salah satu yang terkenal adalah lukisan Monalisa karyadari Leonardo Da Vinci.

Tidak hanya seni lukis, teknik fotografi dan sinematografi juga menerapkan hal yang sama. Di dalam fotografi, golden ratio menjadi salah satu grid yang baik untuk pemotretan selain teknik Rule of Third.

6. Leadership dan management
Kepemimpinan adalah suatu skill wajib yang harus di miliki oleh para pemimpin. Untuk memiliki skill leadership yang baik, seseorang harus membuat keputusan yang tepat dalam waktu yang seringkali tidak ditentukan. Terkadang seseorang harus membuat keputusan secara cepat tanpa adanya pertimbangan yang cukup matang dan terkadang seseorang dapat membuat keputusan dengan pertimbangan yang matang. Skill ini sangat diperlukan oleh para manager dan decision maker lainnya.

Walaupun tidak terlihat secara jelas, namun kita dapat terbantu dengan mempelajari Algoritma. Inilah yang seringkali digunakan di dalam pengembangan aplikasi dan web. Ilmu ini adalah lanjutan pengembangan dari teori-teori matematika yang saat ini telah menjadi ilmu khusus dalam pemograman.Aloritma dapat membantu kita membuat keputusan yang lebih efisien dan menghemat waktu seseorang.

7. Animator
Buat kamu yang suka menonton film-film animasi 3D seperti Finding Dory, Toy Story dan film-film Pixar, Disney, maupun film animasi-animasi di dalamnya. Satu hal yang perlu kamu tahu bahwa ada proses matematika di dalam pembuatan kartun itu.

Para animator menggunakan objek 3 Dimensi yang umum seperti kubus dan tabung. Lalu membagi menjadi bagian-bagian dan mengeditnya sehingga menjadi objek yang diinginkan dengan tingkat kehalusan gambar yang diinginkan. Semakin baik kualitasnya semakin banyak pula potongan-potongan bentuk yang diperlukan.

Jadi itulah ilmu-ilmu yang menerapkan matematika tanpa kita sadari. Masih banyak hal lainnya yang dapat diterapkan dengan Matematika. Bahkan, pada awalnya Matematika diciptakan untuk penerapan dan perkembangan manusia.

Jadi, kamu tidak usah takut terhadap pelajaran yang satu ini. Karena Matematika yang ada di sekolah hanya sebagian kecil dalam penerapan Matematika yang sesungguhnya.

Penulis : Fernando Nikolas R
Sumber : Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s