Ini Lho 5 Hal Penting yang Diajarkan Guru Finlandia Kepada Siswanya

Memperoleh pendidikan merupakan hak asasi setiap orang yang ada dimuka bumi. PBB melalui berbagai lembaganya kerap menggelontorkan jutaan dolar AS agar anak-anak di berbagai belahan bumi dapat mengenyam pendidikan yang bagus. Tak hanya itu, berbagai beasiswa hingga berbagai sekolah gratis dihadirkan untuk memberi peluang bagis setiap anak untuk duduk di bangku pendidikan. Semua negara yakin bahwa anak-anak adalah penerus bangsa, sehingga mereka harus memperoleh pendidikan yang layak.

Dari sekian negara di dunia, Finlandia adalah salah satu negara yang sangat peduli terhadap pendidikan. Finlandia dikenal dunia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Sekolah-sekolah di Finlandia selalu berinovasi untuk menghadirkan pola pengajaran dan pembelajaran yang bagus untuk para siswa.

Sekolah di Finlandia digratiskan, setiap guru pun harus memiliki kualifikasi tinggi dan para siswa dapat belajar dengan bebas dan tanpa tekanan untuk menjadi juara kelas. Begini pelajaran yang diberikan guru di Finlandia yang mungkin jarang ditemui di sekolah lainnya.

1. Dalam proses belajar mengajar, para guru di Finlandia lebih menitikberatkan pada kerja sama bagi para siswa, bukan kompetisi atau persaingan

Bagi Finlandia, kerja sama jauh lebih penting dari pada mengajarkan anak untuk berkompetisi. Para guru yakin jika kerja sama akan mengajarkan anak-anak untuk saling membantu dalam sebuah komunitas. Oleh sebab itu, sekolah di Finlandia tak mengenal sistem ranking atau juara kelas. Selain itu, tak ada kelas yang khusus anak pintar. Bagi Finlandia, semua anak memeiliki kepandaian tersendiri sehingga yang pintar dan yang bodoh akan tetap berada di kelas yang sama.

2. Di Finlandia, anak-anak sekolah akan diberi waktu bermain yang cukup banyak atau hampir setiap jam

Jika di berbagai sekolah anak-anak dipaksa belajar dalam waktu yang cukup lama, maka hal itu bertolak belakang dengan yang terjadi pada siswa di Finlandia. Para guru akan memberi waktu bermain atau istirahat selama 15 menit bermain pada setiap 45 menit instruksi.

Kebijakan tersebut berawal dari kepercayaan Finlandia bahwa anak-anak haruslah hidup seperti anak-anak yang gemar bermain. Mereka tak dipaksa untuk terus belajar sepanjang waktu karena aktivitas anak-anak yang sebenarnya adalah bermain dan menghindari anak-anak Finlandia tumbuh menjadi seorang “pencatat”.

Sebab penelitian menemukan bahwa siswa yang diberi setidaknya 15 menit istirahat setiap satu jam akan berperilaku lebih baik di sekolah dan melakukan tugas dengan lebih baik.

3. Guru-guru di Finlandia jarang memberi pekerjaan rumah bagi para siswa lho

Pekerjaan rumah adalah bagian dari masa sekolah. Namun itu tak berlaku bagi anak-anak di Finlandia. Mereka hanya diberi sedikit pekerjaan rumah bahkan kadang ada guru yang tak memberi oekerjaan rumah. Ketentuan itu berasa dari tingkat saling percaya yang dimiliki oleh sekolah, guru, dan orangtua.

Orangtua menganggap bahwa guru telah menutupi sebagian besar kebutuhan anak-anak di sekolah, dan sekolah mengasumsikan hal yang sama. Pekerjaan ekstra sering dianggap tidak perlu. Sebab waktu yang dihabiskan di rumah sebaiknya untuk keluarga. Bagi para guru di Finlandia, waktu dengan keluarga adalah waktu bagi anak-anak untuk belajar tentang kehidupan. Soal akademik cukup dipelajari di sekolah.

4. Guru-guru di Finlandia membuat sistem tes atau uji atau sistem pembelajaran berdasarkan penelitian

Sistem pendidikan di Finlandian disesuaikan dengan hasil penelitian. Oleh sebab itu pendidikan di Finlandia didasarkan pada apakah pola pembelajaran akan membantu anak-anak berlajar dengan baik atau tidak. Jika tidak bagus maka pemerintah akan mencari solusi lainya. Guru-guru juga akan membuat soal ujian atau tes sendiri. Mereka tak menetapkan standar khusus keapda siswa.

5. Sadar bahwa fondasi anak-anak ada di tangan guru, maka menjadi guru di Finlandia adalah sebuah pekerjaan yang populer dan paling dihormati

Jika di tempat lain bahkan di Indonesia masih ada guru yang digaji murah bahkan di bawah standar, maka guru di Finlandia dibayar cuku tinggi. Karena bagi Finlandia, guru adalah bagian dari fondasi masa depan anak-anak yang tentunya untuk pembangunan bangsa. Bahkan jika kamu ingin menjadi guru di Finlandia, kamu harus memiliki gelar master atau S2. Karena kualifikasi menjadi guru yang cukup tinggi, tak heran Finlandia memiliki guru yang cukup berkopeten. Anak-anak pun mendapat pola pengajaran yang bagus.

Bila membandingkan sistem pendidikan kita dengan Finlandia memang sangat jauh berbeda. Hal ini bisa juga disebabkan oleh karakter bangsa dan jenis geografisnya. Meski begitu, metode-metode pendidikan yang diterapkan oleh Finlandia sepertinya masih bisa diadaptasi oleh Indonesia. Menurutmu bagaimana?

Penulis : R Malee
Sumber: Idnimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s