Tiru 8 Gaya Belajar Khas Anak Kedokteran Agar Prestasimu Gemilang!

Menjadi mahasiswa kedokteran tentu saja bukanlah hal yang mudah, namun justru dari perjuangan yang mereka tempuh, kamu bisa banyak belajar tentang cara belajar yang paling efektif dalam menyerap ilmu. Hal itu terbukti dari kecerdasan seorang dokter ketika dia mendiagnosis penyakit serta kemampuannya menjelaskan beragam persoalan terkait penyakit tersebut.

Mau tahu apa saja teknik belajar yang dilakukan oleh mahasiswa kedokteran yang mana kalau kamu tiru bisa-bisa hasil belajarmu jadi melejit?

1. Membagi pelajaran ke dalam sistem blok
Setumpuk materi yang kamu miliki, bisa jadi membuatmu bingung. Pada akhirnya kamu tidak tahu apa yang sebenarnya harus dipahami. Gaya belajar mahasiswa kedokteran yang membagi materi mereka ke dalam beberapa blok bisa menjadi inspirasi belajar yang unik dan membuatmu biaa mengerti dengan lebih tersistem.

2. Selalu bawa buku besar kemanapun pergi
Pemandangan mencolok yang sering ditemui dari mahasiswa kedokteran adalah mereka selalu lekat dengan buku. Buku-buku yang dibawa pun hampir tidak ada yang tipis. Bukan masalah bukunya yang tebal itu ko, tapi semangat untuk selalu melekatkan diri dengan ilmu pengetahuan.

3. Belajar dari kasus sehari-hari
Yang membuat pengetahuan anak kedokteran menjadi menarik adalah mereka terbiasa menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan persoalan sehari-hari. Kalau kamu juga bisa melakukannya, belajar bakal menjadi hal yang menarik sekali.

4. Memperhatikan penampilan
Bagi kamu mungkin saja yang namanya penampilan bukanlah sesuatu yang penting saat belajar. Tapi sebenarnya tanpa kamu sadari, berpenampilan elegan bisa membuat semangat serta kemampuan mencerna ilmu menjadi lebih baik lho.

5. Otak juga dilatih dengan rajin menghafal
Menghafal memang tidak sepatutnya diutamakan dalam proses belajar, namun otak tetap saja butuh untuk dilatih daya memorinya. Kalau proses pemahaman dan hafalan ini kamu jalankan dengan porsi yang seimbang, proses belajarmu akan menjadi lebih baik.

6. Belajar dari mentor
Saat para calon dokter memperdalam ilmu mereka di koas, mereka tidak hanya mempelajari ilmu yang tertulis di buku saja. Lebih jauh lagi, mereka belajar langsung dari senior mereka yang sudah mencicipi ilmu kedokteran secara empiris.

Seandainya seniormu yang sudah duluan berkecimpung dalam karir profesional ikut membagi pengalamannya serta menjelaskan keterkaitan antara ilmu yang dipelajari dengan dunia sesungguhnya, tentu pembelajaran akan jadi lebih mengasyikkan.

7. Memahami materi sampai ke akar-akarnya
Apa jadinya kalau saat kamu periksa ke dokter, ia menjelaskan penyakitmu seperti orang yang melafalkan hafalannya, tentunya kamu bakal tidak bakal percaya dengan dirinya kan. Itulah sebabnya anak kedokteran selain kuat hafalannya, ia juga sudah terbiasa memahami suatu konsep hingga ke akar-akar persoalan. Walhasil kalau kamu berkunjung ke dokter, pembeberan mereka pada penyakitmu sudah seperti orang mengobrol saja.

Nah pertanyaannya sekarang sudahkah kamu bisa menjelaskan materi pelajaranmu seperti orang mengobrol?

8. Mengulang-ulang pelajaran
“Bosen ah, saya sudah tahu tentang hal itu!” prinsip ini sebenarnya justru bisa merugikan diri kamu sendiri lho. Repetisi yang kamu lakukan saat belajar, sebenarnya sangat berguna dalam melatih dalamnya kepemahaman yang kamu miliki.

Nah, semoga setelah nantinya kamu meniru gaya belajar khas anak kedokteran di atas, prestasi akademikmu bisa semakin bersinar terang ya!

Penulis : Azka Ulil
Sumber : Idntimes.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s