Pemuda Asli Semarang yang Kini Menjadi Mahasiswa di Brussel

Brussel merupakan Ibu Kota Belgia dan tempat bagi markas besar Uni Eropa. Menurut QS World, Brussel berada pada urutan ke 47 the best student cities in the world. Brussel memiliki 2 Top Universities yaitu  Universite Libre de Bruxells (ULB) dan Vrije Universiteit Brussel (VUB). Brussel merupakan kota metropolitan terbesar di Belgia yang menggunakan Bahasa Jerman dan Belanda sebagai bahasa nasionalnya.  Kota yang dikenal dengan Patung Maneken Piss ini terus mengalami peningkatan jumlah mahasiswa Internasional setiap tahunnya, salah satunya mahasiswa dari Indonesia.

Amang merupakan mahasiswa asal Semarang yang sedang menjalani program exchange di Vrije Universiteit Brussel, Brussel. Mahasiswa Teknik Elektro UGM ini menjalani program exchange dari Erasmus+ sejak bulan September 2015 sampai Februari 2016. Bagimana pengalaman Amang bisa sampai di Brussel? Apa saja yang harus dipersiapkan untuk kehidupan di Brussel? Berikut pemaparannya.

Perjalanan Menuju Brussel

Saya berangkat ke Brussel tanggal 14 September 2015 menggunakan maskapai KLM Royal Dutch (Maskapai Belanda). Perjalanan dari Yogjakarta –Jakarta- Amsterdam dan sampai ke Brussel, total waktu perjalanan sekitar 22 jam. Saran saya, Sebelum berangkat jangan lupa timbang dulu barang bawaan agar tidak melebihi kapasitas maksimal bagasi, kalau KLM maksimal 30kg. Saat saya berangkat Brussel sedang memasuki musim gugur dan akan sering hujan, maka sebaiknya menyiapkan payung dan jaket yang anti air saat akan berangkat. Selain itu, sebaiknya lihat dulu prediksi cuaca di internet untuk mempersiapkan diri saat sampai di Bandara Brussel.

Dari Bandara Menuju Asrama
 
Akses transportasi umum sangat mudah di Brussel, asrama saya di daerah Ixelles dekat kampus Vrije Universiteit Brussel, bisa diakses menggunakan bus atau kereta dari Bandara. Pembembelian tiket bus atau kereta bisa dilakukan di mesin otomatis atau di loket yang tersedia. Yang penting harus tahu mau naik apa untuk menuju ke asrama. Dulu saya diberi tahu oleh kampus tentang bagaimana akses ke dormitory, tapi tetap juga dengan menggunakan bantuan Google Maps karena informasi dari kampus saat itu belum cukup jelas. Jadi sebaiknya tanya beberapa sumber mengenai bagaimana rute perjalanan dari Brussels Airport menuju Asrama. Sumbernya bisa melalui universitas dimana kita akan berkuliah, PPI setempat, Cari informasi di internet dan juga bisa menggunakan Google Maps atau bisa bertanya langsung pada petugas di Bandara.

Kondisi Asrama di Brussel

Saya tinggal di asrama U-residence kampus VUB. U-residence ini letaknya masih di lingkungan kampus dan harganya sangat terjangkau, 320 Euro perbulan. Harga tersebut untuk kamar yang sharing (sekamar berdua) dan sudah termasuk listrik, air, dan internet. Tapi sayangnya dapur di asrama saya kecil dan hanya ada microwave serta watersink, jadi mau tidak mau saya harus membeli kompor dan alat masak lain. Biaya kos di Brussel termasuk yang termahal di Eropa, maka sangat direkomendasikan untuk tinggal di asrama kampus karna harganya yang ekonomis.

Penduduk Lokal dan Bahasa di Brussel 

Penduduk Brussel sangat baik bila dimintai bantuan, walaupun tidak seramah di Indonesia. Alhamdulillah saya bisa berkenalan dan beradaptasi dengan lingkungan asrama dan kampus. Karena Brussel merupakan negara yang multikultural, jadi penduduk aslinya sudah terbiasa dengan pendatang dari berbagai negara, yang terpenting jangan malu untuk berkenalan dan bercerita tentang diri kita.

Brussel dikenal dengan negara multibahasa, memiliki dua bahasa resmi yaitu Bahasa Prancis dan Belanda,  namun di universitas-universitas di Brussel menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya dan kebanyakan masyarakat Brussel juga bisa berbahasa Inggris. Meski demikian, sebaiknya sebelum berangkat belajar Bahasa Prancis atau Bahasa Belanda untuk menyapa dan berkenalan dengan penduduk lokal.

Shock Culture 

Masyarakat Brussel sangat menghargai waktu, berbeda dengan di Indonesia yang masih sering mentolerir keterlambatan. Hal ini membuat saya berlatih untuk selalu disiplin dan tepat waktu. Saran saya, kalau ingin datang ke suatu acara atau kelas di Brussel sebaiknya berangkat lebih awal sekitar 15-30 menit.

Cuaca di Brussel 

Brussel sering hujan saat saya datang bulan September, suhunya saat itu sekitar 10-15 derajat celcius. Memasuki bulan November, suhu di Brussel mencapai 3-6 derajat celcius. Brussel hampir sama dengan negara lainnya di Eropa, memiliki 4 musim. Jadi untuk yang akan melewati siklus 4 musim dalam satu tahun di Brussel sebaiknya memiliki persiapan matang saat di Indonesia untuk tinggal di Brussel.

Makanan Khas dan Makanan Halal di Brussel

Untuk makanan halal, banyak snack shop turki yang menjual kebab di seluruh Brussel. Bila ingin membeli daging yang halal bisa ke Pasar Arab atau daerah Perumahan Arab. Brussel terkenal dengan kentang, waffle, dan kerang musslesnya. Saya pribadi sangat suka dengan waffle dari Brussel rasanya enak dan banyak variannya.

Budaya Hidup Penduduk Brussel

Masyarakat Brussel sangat menghargai waktu. Mereka juga sangat terbuka dengan pendatang, hampir tidak ada diskriminasi terhadap minoritas.

Transfortasi 
Transportasi umum disini sangat mudah, bisa memakai bus, metro, atau tram. Ada jadwal dan rute yang bisa dilihat di setiap stasiun pemberhentian dan juga di mobile application. Untuk tiket bisa dibeli di mesin otomatis atau di loket setiap halte. Untuk pelajar dibawah 26 tahun dapat membeli tiket berlangganan selama setahun untuk bus, metro, dan tram dengan mendapat potongan lebih dari 50%.

Keamanan di Brussel

Brussel sangat terbuka untuk pendatang darimanapun. Namun akhir-akhir ini sedang heboh pencarian salah satu pelaku teror di Paris yang ternyata tinggal di Brussel, jadi kami harus lebih waspada saat berada di tempat-tempat keramaian Brussel.

Fasilitas Ibadah 
 
Tidak banyak masjid atau tempat ibadah di dekat kampus saya, namun jika ingin beribadah biasanya saya menuju ke masjid di perkampungan Arab sekitar 10 menit dari kampus. Atau bila ingin shalat jumat, KBRI Belgia juga menyediakan ruangan yang selalu dipakai untuk beribadah shalat Jumat setiap minggunya.

Travelling 

Sejauh ini saya sudah jalan-jalan ke kota Brugge, Ghent, dan Antwerp. Sedangkan untuk travellingkeluar negeri saya sudah ke Paris dan Amsterdam, kedua kota itu bisa ditempuh via bus dari Brussel. Saat jalan-jalan sebisa mungkin sudah tau tempat-tempat yang ingin dituju dan mempelajari transportasi di kota tersebut. Lalu jangan lupa cek ramalan cuaca, karena pengalaman saat saya di Amsterdam, cuaca tidak begitu bagus sehingga sedikit menyesal. Untuk negara bagian Eropa hampir semua memiliki cuaca extreme, seketika cuaca bisa berubah-rubah, hari ini cerah besok bisa badai bahkan bisa terjadi dalam hitungan jam.

Motivasi 

Saya pribadi memang punya mimpin ingin merasakan kuliah di luar negeri sejak tahun 2013. Impian itu saya catat di handphone saya sebagai pengingat. Namun mimpi saja tidak cukup, harus diiringi dengan usaha yang tidak setengah – setengah. Saya rajin mengecek informasi tentang beasiswa di UGM, lalu mempersiapkan TOEFL dengan mengikuti kursus, dan juga banyak mendengarkan sharingdari teman-teman yang sudah exchange terlebih dahulu. Alhamdulillah setelah beberapa kali gagal saat mendaftar beberapa program exchange, akhirnya dapat kesempatan untuk studi di Brussel ini. Kerja keras dan doa tidak akan mengkhianati!. 🙂

Source : Hotcourses.co.id dan Berkuliah.com 

Kami sedang membuka DONASI untuk sekolah binaan iCampus Indonesia dan Hastag Campus. Salurkan donasimu dengan cara melalukan klik IKLAN atau ADVERTISEMENTS dari para sponsor yang ada di pada website ini. Penghasilan IKLAN akan kami berikan ke SEKOLAH ALAM PROBOLINGGO.  Terima Kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s