8 Sekolah Kedinasan Rekomendasi Terbaik Untuk Kamu

Sekolah kedinasan atau sekolah ikatan dinas memang menjadi salah satu pilihan favorit bagi lulusan SMA yang ingin lanjut ke pendidikan tinggi. Apalagi bagi mereka yang memang sudah memproyeksi pekerjaan yang akan mereka tekuni nanti. Misalnya, seseorang yang pengen jadi pegawai pajak maka dia pilih kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), begitu pula lainnya.

Sekolah kedinasan atau ikatan dinas memang punya kelebihan yang gak dimiliki sekolah tinggi lainnya. Setelah seorang mahasiswa tamat dari sekolah ikatan dinas, mereka akan langsung mendapatkan kesempatan untuk bekerja di dinas terkait. Itu kelebihannya. Cuma tentu ada kekurangannya juga, yaitu peluang kerjanya terbatas pada bidang yang berkaitan saja, jarang untuk bisa mendaftar ke pekerjaan yang umum.

Nah, teman-teman sekalian, jika kamu berniat untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan suatu hari nanti. Di kesempatan kali ini kami ingin me-review atau mengulas beberapa sekolah kedinasan yang populer alias banyak diminati, mana tahu kamu juga berminat, mari di simak. Sekolah kedinasan atau sekolah ikatan dinas di Indonesia

1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Institusi satu ini sekarang disebut Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Berdasarkan pengamatan admin sendiri, STAN merupakan sekolah ikatan dinas paling favorit di antara lainnya. Bahkan admin sendiri dulu pernah ikut ujian masuk STAN lho. PKN STAN ini sendiri adalah pendidikan tinggi kedinasan yang berada dalam naungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma bidang keuangan negara.

STAN sudah berdiri semenjak tahun 1967 dengan berbagai program studi yang bisa dipilih oleh lulusan SMA/sederajat. Prodi tersebut terdiri dari Diploma I (D-I) yang lama pendidikannya 1 (satu) tahun alias dua semester dan Diploma III (D-III) dengan masa pendidikan 3 (tiga) tahun alias enam semester. Apa saja prodinya? Ini dia sebagai berikut:

– Program Studi Diploma III / IV Akuntansi
– Program Studi Diploma I / III Pajak
– Program Studi Diploma III Penilai / Pajak Bumi dan Bangunan
– Program Studi Diploma I / III Kepabeanan dan Cukai
– Program Studi Diploma I / III Kebendaharaan Negara
– Program Studi Diploma III Manajemen Aset

Terus, apa sih kelebihan PKN STAN dibanding sekolah kedinasan lainnya? Lebihnya adalah kamu tidak perlu membayar biaya pendidikan sepeserpun, meskipun begitu mahasiswanya tidak diasramakan seperti sekolah kedinasan lainnya. Ketika telah lulus nanti kamu akan diberi kesempatan untuk ikut Tes Kemampuan Dasar (TKD) maksimal 3 kali tes, jika kamu lulus maka akan diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempat di berbagai instansi yang berada dalam naungan Kementerian Keuangan RI serta instansi pemerintah lainnya.

kemudian jika lulus TKD maka para lulusan PKN-STAN akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di instansi-instansi dalam lingkungan Kementerian Keuangan RI dan instansi-instansi pemerintah lainnya, baik di pusat maupun di daerah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

Sama bergengsinya dengan PKN STAN, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik kerap menjadi target lulusan SMA/sederajat. Terutama bagi mereka yang minat bekerja di Badan Pusat Statistik atau sejenisnya. Perguruan tinggi kedinasan ini didirikan lebih dulu dibandingkan PKN STAN yaitu pada tahun 1958. Di dalamnya terdapat berbagai program studi tingkat D-III dan D-IV yang dikelola langsung oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Adapun program studi yang dikelola oleh STIS adalah D-III Statistika, D-IV Statistika dengan dua peminatan yaitu Ekonomi dan Sosial Kependudukan, serta D-IV Komputasi Statistika. Diharapkan setiap lulusan prodi statistika dari SITS mampu menjadi tenaga ahli statistik ekonomi serta tenaga ahli statistik sosial-kependudukan. Sedangkan lulusan prodi komputasi statistik menghasilkan tenaga ahli bidang komputasi dan sistem informasi.

Karena STIS adalah sekolah kedinasan maka setiap mahasiswa bisa menjadi mahasiswa ikatan dinas (ID). Adapun syarat-syaratnya adalah calon mahasiswa adalah lulusan SMA/MA jurusan IPA (untuk program D-IV) dan SMA/MA jurusan IPA/IPS (untuk program D-III). Mengikuti dan lulus penerimaan mahasiswa baru (PMB) STIS yang diadakan setiap tahun. Setelah lulus kamu akan diberikan hak dan kewajiban yang tertulis dalam Surat Perjanjian Ikatan Dinas dengan Negara.

Perlu diketahui teman-teman, kuliah di STIS itu tidak dipungut biaya pendidikan (hanya biaya pendaftaran tes di awal sebesar 300ribu rupiah). Setelah menjadi mahasiswa ikatan dinas bahkan kamu bakal diberikan tunjangan ikatan dinas (uang saku) sesuai aturan yang berlaku. Dan jangan khawatir kalau kamu sudah tamat, karena mahasiswa ikatan dinas STIS akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a dan ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia.

3. Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN)

Saya rasa banyak yang sudah familiar dengan nama perguruan tinggi kedinasan satu ini. Pasalnya banyak banget rumor atau kontroversi ini dan itunya. Tapi, jika kamu belum kenal lebih jauh, saya akan ulas sedikit sebagai pengetahuan awal bagimu terhadap Institus Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) ini.

IPDN sendiri adalah lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berada dalam naungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Institusi ini telah mengalami sejarah yang panjang hingga bernama resmi IPDN seperti sekarang ini. IPDN memiliki 2 fakultas yaitu Fakultas Politik Pemerintahan dan Fakultas Manajemen Pemerintahan. Fakultas Politik Pemerintahan memiliki 2 prodi yaitu prodi Kebijakan Pemerintahan dan Politik Pemerintahan. Sedang Fakultas Majamen Pemerintahan memiliki 4 prodi yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan, Manajemen Pembangunan dan Manajemen Pemerintahan.

Selain kampus pusat di Sumedang, IPDN memiliki kampus daerah yang tersebar di Jakarta, Sumbar, Sulsel, Sulut, NTB, Papua, Kalbar dan Riau.

4. Akademi Polisi (Akpol)

Akademi Kepolisian (Akpol) merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi ikatan dinas yang memang ditujukan untuk mencetak perwira Polri. Karena Akpol adalah pelaksana pendidikan tingkat akademi, maka dibutuhkan waktu selama 4 tahun agar seorang taruna bisa lulus dan kemudian diangkat menjadi polisi pada pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda). Akpol sendiri berada di bawah naungan Kalemdikpol (Kepala Lembaga Pendidikan Polri). Pendekatan pendidikan di Akpol dilakukan melalui pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan. Info yang tak kalah penting lainnya adalah Akpol tergabung dalam INTERPA (International Association of Police Academies) dari 36 negara anggota lainnya. Lulusan dari Akpol akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Kepolisian (STK).

Pendaftaran Akpol dibuka setiap tahun. Hal yang perlu kamu persiapkan untuk tes ini adalah kondisi tubuh yang prima dan kecekatan menjawab soal tes, jangan lupa berlatih ya.

5. Akademi Militer (Akmil)

Senada dengan Akpol, Akedemi Militer (Akmil) adalah lembaga pendidikan tinggi khusus untuk mencetak perwira TNI angkatan darat. Dengan kata lain Akmil adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat yang terletak di Kota Magelang, Jawa Tengah. Akmil sendiri berada di bawah naungan TNI Angkatan Darat. Setiap taruna juga harus menempuh masa studi selama 4 tahun dalam kurikulum Pendidikan Politeknik Ilmu Militer. Adapun rinciannya adalah Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka yang dilaksanakan bersama taruna AAL, AAU dan Akpol selama 1 tahun. Lulusan Akmil berhak mendapatkan predikat sebagai Sarjana Terapan Pertahanan (S.ST.Han).

Dan yang paling penting adalah setiap taruna tidak akan dikenai biaya pendidikan sepeserpun karena Akmil merupakan pendidikan ikatan dinas yang dibiayai oleh negara.

6. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Tadi kita sudah membahas 5 sekolah kedinasan, masih ada 3 sekolah ikatan dinas lagi yang sangat direkomendasikan bagi kamu. Di daftar ke 6 ini ada Sekolah Tinggi Meteorologi dan Geofisika (STMKG). Setelah mendengar nama tersebut barangkali yang terlintas di pikiranmu adalah BKMG, yap lembaga pendidikan ini memang punya hubungan dengan lembaga pemerintah satu itu. Pasalnya, STMKG memanglah sebuah perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Taruna STMKG akan menjalani pendidikan untuk mendapatkan gelar ahli madya di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika. Lulusan dari sekolah ini akan ditugaskan di seluruh Indonesia. Setidaknya terdapat 4 prodi di STMKG yaitu Meteorologi, Klimatologi, Geofisika dan Instrumentasi.

Btw, karena STMKG adalah salah satu sekolah kedinasan maka seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh negara dan diberikan tunjangan belajar selama mengikuti pendidikan. Tertarik daftar ke STMKG?

7. Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Daftar ke 7 dan 8 dalam sekolah kedinasan rekomendasi terbaik ini adalah Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim). Kedua politeknik ini berada dalam naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham). Jadi, cocok banget buat kamu yang berasal dari jurusan IPS di SMA/MA dulu–meskipun jurusan IPA juga bisa mendaftar.

Poltekip sendiri adalah perguruan tinggi kedinasan yang bertujuan untuk mendidik taruna yang akan ditempatkan atau ditugaskan pada lembaga pemasyarakatan (lapas) di seluruh Indonesia. Sedangkan Poltekim adalah perguruan tinggi kedinasan yang bertujuan untuk mendidik taruna yang akan ditempatkan pada Unit Pelaksanaan Teknik (UPT) Imigrasi di seluruh Indonesia.

Kedua politeknik ini adalah sekolah ikatan dinas, jadi ketika telah lulus nanti kamu tidak perlu khawatir mau kerja di mana karena sudah akan langsung ditempatkan. Selain itu biaya kuliah dan pendidikannya juga gratis serta mendapatkan uang saku.

Nah itulah 8 sekolah kedinasan yang sangat direkomendasikan ke kamu. Tentu sebelum memilih masuk ke sekolah ikatan dinas kamu harus benar-benar tahu dengan bagaimana kurikulumnya, konsekuensi sekolah di situ dan sebagaimacamnya. Tentu di balik biaya kuliah yang gratis dan uang saku yang diberikan ada tanggung jawab besar yang harus kamu ambil dan jaga. Semua itu tergantung pada kesanggupan dan komitmen kamu sendiri. Dan kami mohon maaf tidak bisa mengulas sekolah kedinasan lainnya yang tidak kalah bagus, mungkin lain kali ya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sumber : pelajar.me

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s