5 Kesalahan Pelamar ketika Wawancara Kerja untuk Pekerjaan di Bidang Teknologi

Wawancara kerja untuk satu bidang pekerjaan dan bidang pekerjaan lainnya memang bisa berbeda. Salah satunya saat pelamar yang melamar pekerjaan di bidang teknologi, entah itu menjadi technical support atau sebagai programmer, ada beberapa kesalahan sendiri yang harus diperhatikan. Untuk itu, di bawah ini merupakan beberapa kesalahan pelamar ketika wawancara kerja di bidang teknologi yang kerap dilakukan. Kesalahan ini tentu saja menjadi “tanda merah” untuk perusahaan memutuskan memperkerjakan mereka. Jadi, pastikan untuk tidak melakukan hal-hal berikut ini.

Beberapa Kesalahan Pelamar ketika Wawancara Kerja di Bidang Teknologi

1. Kurang Perhatian pada Deskripsi

Pewawancara kerja mungkin saja melihat bagaimana Anda kurang memerhatikan deskripsi tugas atau pekerjaan yang diberikan. Atau malah, Anda sendiri yang tidak memerhatikan deskripsi pekerjaan yang nanti akan diberikan kepada Anda. Kesalahan pertama ini tentunya sudah menghilangkan kesempatan Anda untuk mendapatkan posisi di bidang teknologi. Mengingat pekerjaan di bidang ini memang penting sekali untuk memerhatikan secara detail deskripsi yang diberikan untuk masing-masing tugas.

2. Putus Asa Bila Terdapat Masalah

Sumber: forbes

Entah harus berapa kali pekerja di bidang teknologi ini nantinya akan berhadapan dengan masalah. Katakan saja, untuk seorang programmer yang sudah pasti akan sering sekali berhadapan dengan sederet permasalahan. Menyerah setelah melihat masalah tersebut? Sudah pasti tak akan membuat Anda diterima bekerja untuk bidang teknologi.

Tak heran ketika interview kerja ini pun, pewawancara akan berusaha menggali sampai mana batas rasa putus asa dari pelamar kerja. Menunjukkan tanda-tanda cepat menyerah? Siap-siap saja Anda tereliminasi.

3. Gaya Coding Berantakan

coding

Seperti juga penulis, masing-masing programmer memiliki gaya mereka sendiri ketika menulis code. Nah, bila dilihat bahwa gaya coding Anda saja sudah berantakan, maka siap-siap tak ada kesempatan bagi Anda di perusahaan tersebut. Perusahaan biasanya menyukai programmer yang memiliki ciri khas sendiri pada gaya coding mereka. Selain itu juga coding yang sistematis, sehingga mudah untuk mencari adanya kesalahan ataupun bug nantinya.

4. Tidak Mendengarkan Saran dari Pewawancara Kerja

kalimat ini harus dihindari
sumber: okezone

Pewawancara bisa saja dengan sengaja memberikan sebuah saran hanya untuk melihat bagaimana reaksi dan tanggapan dari pelamar kerja. Bila dirasa pelamar tak mampu menanggapi saran yang diberikan, bisa saja ia dengan mudah disisihkan. Pekerjaan di bidang teknologi memang akan banyak menuntut untuk kerja tim. Seperti biasanya, dalam tim akan ada banyak sekali lika-liku berbeda yang mempengaruhi kerja secara keseluruhan.

5. Tidak Tahu Apa yang Dilakukan oleh Perusahaan

Tak hanya untuk pelamar di bidang teknologi saja, namun secara garis besar pewawancara berharap pegawai yang datang untuk wawancara setidaknya sudah melakukan research mereka sendiri. Terutama, untuk apa saja yang dilakukan oleh perusahaan dan tipe perusahaan seperti apa yang akan mereka lamar.

Source : Job-like.com

Kami sedang membuka DONASI untuk sekolah binaan iCampus Indonesia dan Hastag Campus. Salurkan donasimu dengan cara melalukan klik IKLAN atau ADVERTISEMENTS dari para sponsor yang ada di bawah ini. Penghasilan IKLAN akan kami berikan ke SEKOLAH ALAM PROBOLINGGO.  Terima Kasih
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s