Meningkatkan TOEFL Melebihi 550?

Ketika saya mulai kuliah S1, TOEFL saya 387. Tamat kuliah 4,5 tahun kemudian, tepatnya tahun 2013, menjadi 446. Sedangkan untuk lulus beasiswa LPDP, minimal TOEFL harus 550. Karena saya mendaftar untuk kuliah di luar negeri lewat jalur reguler dan tanpa LoA unconditional. Setahun kemudian saya dinyatakan sebagai awardee LPDP.

TOEFL 550 pun masih belum cukup. Untuk mendaftar kuliah saya juga butuh TOEFL. The University of Melbourne, tempat saya kuliah sekarang takkan mentolerir jika syarat Bahasa Inggris tak bisa dipenuhi. Bisa dilihat disini, syarat yang harus saya penuhi ada di bagian “Coursework Program” di tabel Faculty of Science. Semua yang pernah mendaftar di universitas Australia pasti tahu bahwa mereka sangat concern dengan syarat Bahasa Inggris.

Saya tidak terlahir dari keluarga yang punya kemampuan Bahasa Inggris. Berbahasa Indonesia pun orang tua saya masih belum lancar. Saya ceritakan ini hanya untuk meyakinkan bahwa jika kita mau, tak ada yang tidak mungkin.

Apakah dengan ikut kelas Preparation semua itu mungkin? Jawabnya tidak. Saya pernah mengambil kelas Preparation, dan banyak orang lain juga mengambilnya. TOEFL meningkat. Benar. Tapi, untuk mengejar jarak angka yang jauh, kebanyakan tidak menolong. Lalu, apa yang harus dilakukan?

1. Jangan hanya kejar TOEFL
Takkan lari TOEFL dikejar. Percayalah, jika anda berniat kuliah ke luar negeri, TOEFL saja takkan cukup. TOEFL hanya dibutuhkan sampai anda diterima. Ketika sudah diterima dan mulai berkuliah, modal sertifikat TOEFL saja akan membuat anda gila mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen anda. Kita butuh kemampuan Bahasa Inggris. Bukan skor TOEFL.

Saya tahu, anda pasti tak terima? Saya menyampaikan ini karena banyak yang salah kaprah. Mati-matian mempelajari trik TOEFL, lupa bahwa TOEFL tidak hanya butuh trik, tapi kemampuan Bahasa Inggris yang sebenarnya: kemampuan listening, keahlian dalam reading, pemahaman grammar, termasuk kemampuan menulis.

2. Perbaiki Habit Sehari-hari
Tak perlu cemas. Kebanyakan orang di Indonesia tidak diajarkan Bahasa Indonesia dari lahir. Namun, umumnya kita belajar berbahasa daerah dahulu. Kita bisa berbahasa Indonesia, karena setiap saat kita “direcoki” Bahasa Indonesia; mulai dari bacaan di sekolah sampai tanyangan televisi.

Hal yang sama berlaku untuk Bahasa Inggris. Jangan gantungkan diri kita kepada trik-trik TOEFL itu. Tapi, rubah pola hidup kita dengan mendekatkan diri ke Bahasa Inggris. Jadikan belajar Bahasa Inggris sebagai bagian dari rutinitas kita. Cara ini yang saya lakukan untuk meningkatkan Bahasa Inggris saya, tentunya TOEFL juga meningkat.

3. Ganti bacaan
Jika anda terbiasa membaca berita berbahasa Indonesia, kali ini ganti dengan yang berbahasa Inggris. Jika novel anda berbahasa Indonesia, beli yang Bahasa Inggris, dan baca.

Sejak saya menyadari saya harus meningkatkan Bahasa Inggris saya, saya mengganti bahan bacaan. Aplikasi Flipboard, BBC News, dan Google PlayNews yang ada di smartphone saya menjadi teman setia. Jurnal-jurnal ilmiah juga membantu untuk ini. Browsing di internet, sempatkan untuk membaca artikel berbahasa Inggris.

Pada tahap awal, ini akan terasa sulit. Butuh usaha lebih untuk mendobrak rasa malas. Namun, ketika sudah menikmati, ini akan menjadi habit. Akan terasa Bahasa Inggris membukakan pintu lebih lebar untuk melihat dunia.

Pada titik saya yang sekarang, saat Bahasa Inggris telah meningkat, saya menyadari sebenarnya saya tidak sedang belajar Bahasa Inggris. Tapi, saya belajar Photography, Blogging, Programming, Statistik, dan bidang lainnya. Padahal awalnya semua itu saya pelajari untuk belajar Bahasa Inggris. Meningkatkan vocabularysaya. Siapa sangka. Bahasa Inggris hanya seolah menjadi bonus.

4. Katakan tidak untuk subtitle Bahasa Indonesia
Mulai sekarang, kalau anda hobi menonton film, maka katakan tidak pada subtitle Bahasa Indonesia. Pada tahap awal, bisa dengan menggunakan subtitle Bahasa Inggris. Namun, kemudian tantang diri anda untuk mencopot subtitle-nya.

Agar semuanya menjadi lebih menyenangkan, setelah terbiasa tanpa subtitle, hidupkan musik sambil menonton film atau bikin suara-suara lain yang mengganggu. Bukankah itu namanya malah menjadi tidak fokus? Justru itu, anda harus berusaha untuk fokus ke filmnya.

Di dunia sebenarnya, ketika anda berbicara dengan native speaker di ruang terbuka atau di keramaian, anda akan banyak mendengar bunyi-bunyi gaduh di sekitar anda. Jika anda tak terbiasa, anda takkan mengerti apa yang mereka sampaikan.

Pernah merasakan susahnya mencari subtitle Bahasa Indonesia? Ketika kita mengerti Bahasa Inggris, kita tak perlu lagi subtitle. Menonton Youtube terasa lebih menyenangkan, karena pilihan channel menjadi jauh lebih banyak.

Banyak channel berkualitas di Youtube yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan skill kita. Bidang apa pun yang kita mau. Bagi yang hobi travelling, tinggal cari tips-nya. Suka Photography, banyak triknya. Tergila-gila dengan teknologi, ada juga. Jika tak mengerti Bahasa Inggris, pilihannya tentu akan sangat terbatas.

Kita hanya menghabiskan waktu sekitar 1-3 tahun untuk fokus belajar. Tapi, ilmunya berguna hingga mati nanti. Dunia pun terasa lebih luas.

tikus.net
Aplikasi Dictionary bawaan Mac terintegrasi dengan Safari dan aplikasi lainnya

5. Men-transalate Bahasa Inggris bukanlah ide bagus
Saya banyak mengenal orang, ketika dihadapkan dengan jurnal berbahasa Inggris, mereka men-translate-nya ke Bahasa Indonesia, lalu kemudian membacanya. Orang pemalas seperti saya, selalu punya cara untuk membuat semuanya mudah. Cara seperti itu double efforts, tapi tak banyak bermanfaat untuk meningkatkan Bahasa Inggris.

Men-translate Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia akan membiasakan otak kita untuk men-translate-nya. Misalnya “chair”, otak kita akan men-translate-nya ke “kursi”, kemudian baru memvisualisasikan dalam bentuk objek berkaki empat yang biasa digunakan untuk duduk.

Cara berpikir seperti ini tidak efisien. Kita sebaiknya memahami Bahasa Inggris, bukan tahu arti Bahasa Indonesia-nya. Ketika dikatakan “chair”, otak kita langsung tahu itu adalah benda untuk duduk dengan kaki empat (apa pun definisinya menurut anda).

Kenapa kita bisa cepat mengerti ketika mendengar sesuatu dalam Bahasa Indonesia? Karena kita langsung mengkoneksikannya dengan objek tersebut. Begitu pun Bahasa Inggris, kalau di-translate akan lama bagi kita menangkap maksudnya. Jika lawan bicara kita ngomongnya cepat, kita takkan paham apa yang dia katakan. Ketika kita baru mengerti di A, dia sudah ngomong sampai Z.

Bagi saya, cara terbaik, yaitu belajar bagaimana orang Inggris belajar Bahasa Inggris. Gunakan Dictionary Bahasa Inggris jika kita menemui kata-kata sulit. Seperti kita menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk mengartikan Bahasa Indonesia.

Kamus Besar Bahasa Inggris (sebut saja namanya begitu) juga membantu kita dalam penggunaan kata tersebut sesuai konteksnya. Saya biasa menggunakan aplikasi smartphone, seperti Dictionary dan Worldweb, atau anda bisa membeli Oxford Pocket Dictionary. Jika anda pengguna Apple Devices (iPad, iPhone, Mac, etc), berbahagialah. Pada OS nya sudah tertanam Dictionary bawaan.

Apakah TOEFL Preparation tidak Penting?
Saya tidak katakan demikian. Jika Anda punya cukup duit, tak ada salahnya mengikuti. Bisa juga dengan mengikuti kursus-kursus gratis. TOEFL Preparation (atau IELTS Preparation jika anda mengambil IELTS) ini sangat membantu untuk menghindari jebakan Batman yang banyak ditebar pembuat soal. Yang penting, jangan gantungkan diri kita pada Tips dan Trik.

Bagaimana pun, saya percaya yang tidak instan selalu lebih baik. Investasi pendidikan, baik dalam bentuk waktu atau uang, takkan pernah berakhir merugikan. Hanya terkadang kita lebih sayang uang daripada masa depan.

Finally, kita belajar Bahasa Inggris bukan karena kita tidak punya rasa nasionalisme. Tapi, justru rasa nasionalisme lah yang seharusnya mendorong kita untuk mempelajari Bahasa Inggris. Dengan Bahasa Inggris kita akan bisa melihat dunia lebih luas. Permasalahan negeri ini terlalu kompleks, butuh banyak orang yang berpengetahuan luas untuk bisa memperbaikinya.

Mungkin ada diantara anda yang punya cara spesial dalam belajar Bahasa Inggris, silahkan di-share di bagian komentar. Saya juga akan usahakan untuk melanjutkan tips dan trik ini. Jika ada pertanyaan, feel free untuk menanyakan. Selamat belajar.

Sumber : Tikus.net

Kami sedang membuka DONASI untuk sekolah binaan iCampus Indonesia dan Hastag Campus. Salurkan donasimu dengan cara melalukan klik IKLAN atau ADVERTISEMENTS dari para sponsor yang ada di bawah ini. Penghasilan IKLAN akan kami berikan ke SEKOLAH ALAM PROBOLINGGO.  Terima Kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s